Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dugaan Pelanggatan Pemilu, Teguh Trinanda Laporkan Paslon 02, Berikut Penjelasannya

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
  • visibility 445
  • print Cetak

Belitung,RI – Teguh Trinanda SH melaporkan dugaan pelanggaran pemilu Paslon 02 ke Bawaslu Kabupaten Belitung, Sabtu (30/11/2024).

Kaitan hal ini, kata Teguh selain diawasi Bawaslu, tentunya masyarakat harus waspada dan ikut aktif berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilukada 2024.

Menurutnya, berdasarkan UU No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu), terdapat tiga jenis pelanggaran pemilu, di antaranya pelanggaran etik, pelanggaran administratif, dan tindak pidana pemilu yang berasal dari temuan atau laporan.

Sebagai pelapor yaitu Teguh Trinanda SH selaku Ketua Belitong Muda Bisa dan Ketua Dewan Pengurus Harian Yayasan Peduli Masyarakat Belitung, dan dalam hal ini pihak dari paslon 02 sebagai terlapor, detail waktu, tempat kejadian perkara, dan uraian kejadian semuanya disampaikan secara lengkap dalam laporan resmi yang telah disiapkan oleh Tim Pengacara Wandi SH.

“Kami telah sampaikan secara tertulis dan lengkap melampirkan bukti-bukti yang ada dengan memuat nama dan alamat atas laporan dugaan pelanggaran pemilu ke Bawaslu Belitung,” tutur Teguh.

“Sebagai Masyarakat, Pemilih yang berdomisili dan ber KTP Kabupaten Belitung, dan juga sebagai Tokoh Pemuda dan Aktifis Pergerakan Sosial Kepemudaan Keagamaan di Kabupaten Belitung. Kami merasa berhak untuk ikut aktif melaporkan terkait adanya dugaan pelanggaran pada pemilukada Kabupaten Belitung 2024 oleh paslon 02,” sambungnya.

Berikut rangkuman yang diterima wartawan melalui pesan WhatsApp, Sabtu (30/11) atas dugaan pelanggaran yang telah berhasil disusun Tim Pengacara:

Pertama:
Ketika paslon 02 diduga telah mempublikasikan berita bohong atau hoax dari hasil lembaga survei yang mengatasnamakan Litbang Kompas, dan terindikasi adanya dugaan telah melakukan kebohongan publik maka ini dapat diancam pidana.

Kedua:
Kampanye diluar jadwal yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasal 492 UU Pemilu. “Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye pemilu di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota untuk setiap peserta pemilu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 276 ayat (2), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp12 juta.”

Kampanye pemilu sebagaimana dimaksud berupa iklan media massa cetak, media massa elektronik, internet, dan rapat umum. Kampanye yang dimaksud yaitu terkait adanya aktifitas pemasangan baleho paslon 02 pada saat masa tenang, memuat gambar pasangan berikut nama lengkap dan keterang kata ‘DUA’ yang bisa dianggap merujuk pada ‘nomor urut paslon 02’. Sehingga baleho paslon 02 tersebut dilakukan tindakan tegas oleh BAWASLU yaitu tindakan pencopotan langsung.

Ketiga:
Polisi membubarkan kerumunan warga di posko pemenangan kandidat Bupati dan Wakil Bupati Belitung paslon 02 di Jalan Madura, Kelurahan Kampong Damai, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Selasa, 26 November 2024 siang.

Pembubaran ini dilakukan lantaran keramaian ini dinilai mengganggu kondusifitas Belitung di masa tenang sehari menjelang hari pencoblosan Pilkada Belitung 2024.

Saat itu selain kepolisian, hadir juga dari pihak kejaksaan dan Kapolres juga hadir. Jangan sampai mengganggu proses masa tenang dengan kegaduhan masyarakat yang mendatangi posko ini. Maka sudah dicegah dengan membubarkan masyarakat yang berkumpul diposko paslon 02.

Jadi secara de facto kalau sampai pihak Polres Belitung datang dan membubarkan, maka itu berarti kegiatan tersebut jelas tidak ada izin dan telah melanggar kamtibmas yang membuat kegaduhan di masa tenang.

Keempat:
Video dugaan adanya tindakan money politik yang diduga dilakukan oleh pasangan Bupati dan Wakil Bupati Belitung nomor urut 02, dan tersebar di media sosial dan WhatsApp.

Karena GAKUMDU yang beranggotakan BAWASLU, Kepolisian dan Kejaksaan sudah melihat langsung dilokasi, berdasarkan data dan bukti yang ada kami yakin patut diduga dalih membayar gaji adalah sebagai upaya money politic terselubung, nanti GAKUMDU akan melihat seperti apa ketika proses hukum resmi telah Kami laporkan.

Kelima:
Teguh Trinanda SH dan anaknya telah menerima intimidasi dari beberapa orang pada saat sedang ingin lewat pulang kerumah didepan posko paslon 02.

“Saya telah dintimidasi setelah menyampaikan bahwa kegiatan mengumpulkan orang dimasa tenang adalah tindakan melanggar hukum, juga adanya dugaan pemberian dan penerimaan sesuatu (money politic),” kata dia.

Kronologis itu bermula ketika dia ingin kembali kerumah dari menjemput anak pulang sekolah dan melewati Jalan Madura yang ternyata sudah macet total.

Saat itu kurang lebih ada sekitar sepuluh orang terlihat berkerumun menghadang didepan motor saya dan salah satunya adalah oknum dari salah satu partai pendukung paslon 02 mereka menghadang motor saya, mereka melakukan intimidasi, menunjuk-nunjuk, berteriak, melontarkan kata-kata kasar dengan nada ancaman. Hingga saat ini anak saya yang masih berumur 6 tahun (kelas satu SD) trauma berat dan masih ketakutan atas kejadian tersebut.

Kami satu keluarga bahkan sempat mengungsikan diri untuk sementara waktu di rumah keluarga, karena khawatir akan keselamatan Saya dan Keluarga atas kejadian tersebut.

Saya juga akan meminta klarifikasi dari beberapa media terkait berita yang diberitakan bahwa saya justru dituding sebagai provokator diacara internal pason 02.

Divideo yang ada dan beredar luas sudah jelas saya telah diteriaki dituduh oleh orang-orang yang ada pada saat kejadian sebagai provokator. Padahal Saya dan Anak saya adalah korban intimidasi dan korban kegaduhan yang telah ditimbulkan oleh paslon 02.

“Hal ini saya lakukan untuk mendapatkan kekuatan dan kepastian hukum serta memberikan pembelajaran untuk kedepannya bahwa dalam melaksanakan semua tahapan pemilu haruslah dilaksanakan dengan baik dan tidak melanggar hukum. Dan untuk memberikan efek jera kepada oknum-oknum tertentu yang telah melakukan pelanggaran pada Pemilukada Kabupaten Belitung tahun 2024 dan oknum-oknum yang telah dengan sengaja melakukan intimadasi dan ancaman,” ujarnya. (*)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengharap Berkah di Bulan Suci Ramadhan, PT. GTAM Area Jatim 1.2 Sumenep Bagikan 1000 Takjil dan Buka Puasa Bersama

    Mengharap Berkah di Bulan Suci Ramadhan, PT. GTAM Area Jatim 1.2 Sumenep Bagikan 1000 Takjil dan Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sumenep,RI – Dalam rangkaian kegiatan di bulan suci Ramadan 1445 H, PT. Gadai Terang Abadi Mulia Area Jatim 1.2 Sumenep bagikan 1000 takjil kepada pengendara dan masyarakat sekitar. Kemudian diteruskan dengan berbuka puasa bersama. Suasana Ramadhan di Kecamatan Ambunten ini semakin meriah dengan aksi sosial yang dilakukan oleh PT. Gadai Terang Abadi Mulia Area Jatim […]

  • Matangkan Persiapan Pengamanan World Water Forum, Polri Gelar Tactical Floor Game

    Matangkan Persiapan Pengamanan World Water Forum, Polri Gelar Tactical Floor Game

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Jakarta,RI-Polri menggelar Tactical Floor Game (TFG) sebagai persiapan dan kesiapan pengamanan penyelenggaraan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024. TFG dipimpin oleh Kabaharkam Polri selaku Kepala Operasi Puri Agung 2024 Komjen Pol Fadil Imran. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, […]

  • Polri Awasi Aktivitas Penjualan Online Obat Antibiotik Pandemi Covid-19

    Polri Awasi Aktivitas Penjualan Online Obat Antibiotik Pandemi Covid-19

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 328
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Polri menyatakan melakukan pengawasan aktivitas penjualan online obat-obatan jenis antibiotik yang biasa digunakan selama Pandemi Covid-19 atau virus corona. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, pemantauan penjualan di situs online tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan permainan harga dari jenis obat tersebut. “Polri lakukan pemantauan terhadap aktivitas jual-beli obat antibiotik di […]

  • Berkah Ramadhan, Satlantas Polres Pasuruan Berhasil Amankan Ranmor Balap Liar Jalanan

    Berkah Ramadhan, Satlantas Polres Pasuruan Berhasil Amankan Ranmor Balap Liar Jalanan

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 300
    • 0Komentar

    PASURUAN , RI – Polres Pasuruan menyampaikan Press Release tentang keberhasilan Satlantas Polres Pasuruan dalam melakukan penertiban terhadap Sepeda Motor yang melakukan kegiatan yang meresahkan masyarakat dengan aksi kebut-kebutan di jalan raya atau bisa disebut dengan “Balap Liar” selama Bulan Suci Ramadhan mulai tanggal 23 Maret – 09 April 2023 sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru […]

  • Wakapolres Kompol Ahmad Ghifar Al Ahfaqsyi Pimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-75

    Wakapolres Kompol Ahmad Ghifar Al Ahfaqsyi Pimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-75

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Kab.Pekalongan,radarindonesiaonline.com – Upacara peringatan Hari Bela Negara ke-75 tahun 2023 digelar di halaman Polres pekalongan, Selasa (18 /12/23) Upacara dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Ahmad Ghifar Al Ahfaqsyi, S.H., S.I.K., M.H. Peringatan Hari Bela Negara ke-75 ini mengambil tema “Kobarkan Bela Negara untuk Indonesia Maju.” Kompol Ghifar dalam kesempatan itu menekankan bahwa kita harus memiliki […]

  • Kasus Handak Warga Desa Pakondang Rubaru di Amankan Polres Sumenep

    Kasus Handak Warga Desa Pakondang Rubaru di Amankan Polres Sumenep

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI-Satreskrim Polres Sumenep telah berhasil melakukan ungkap kasus tindak pidana membuat handak tanpa ijin disebuah rumah yang berlokasi di Dsn. Pakondang Tengah Ds. Pakondang Kec. Rubaru Kab. Sumenep. Tersangka AT (38) diamankan pada hari Jum’at tanggal 28 Februari 2025, diketahui sekira pukul 10.00 Wib disebuah rumah yang berlokasi di Dusun Pakondang Tengah Desa Pakondang […]

expand_less