Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hartanto Boechori: Tangkap Eksekutor dan Dalang Percobaan Pembunuhan Jurnalis Di Tuban

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
  • visibility 254
  • print Cetak

Surabaya – RI, Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) mengecam keras percobaan pembunuhan berencana terhadap Sukamto, jurnalis Memoterkini.com dan penganiayaan berat terhadap Brendi, jurnalis Bratapos.com, Senin 11 November 2024. Insiden keji pembacokan, penganiayaan berat dan percobaan pembunuhan berencana itu terjadi di kawasan Perhutani Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur. Jalan menuju areal pertambangan pasir kuarsa.

Secara singkat urutannya seperti diceritakan korban; Brendi dijemput dan diajak Sukamto pergi ke eks area tambang pasir kuarsa milik Suprapto. Memasuki kawasan Perhutani Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur, jalan menuju areal pertambangan pasir kuarsa, seorang preman mengendarai motor RX King dari arah berlawanan, menghadang mobil yang disetiri Brendi. Brendi turun, Sukamto tetap duduk di mobil sisi kiri depan. Preman itu memerintahkan mobil kembali, tanpa alasan. Sambil mengusir, preman itu menghubungi seseorang melalui video call, layar HP dihadapkan ke wajah Brendi. Pria dalam HP terlihat kaget, langsung mematikan hpnya. Brendi mengenali wajah dalam HP sebagai As, salah seorang pengelola pasir kuarsa.

Brendi naik ke mobilnya berencana balik arah. Namun belum sempat menghidupkan mesin mobil, datang lagi 4 preman dari arah berlawanan, naik 2 motor dengan membawa parang. Preman itu langsung memecah kaca depan mobil dengan batu, membuka pintu depan kiri, menanyakan nama Sukamto dan diiyakan. Setelah memastikan nama Sukamto, salah satu preman berteriak, “ya ini orangnya”, langsung membacokkan parangnya. Korban Sukamto berupaya merebut parang, namun tak berhasil. Korban berupaya lari, dibacok lagi kepala belakangnya.

Brendi yang berupaya merebut parang, dipukul dan diinjak injak beramai ramai. Sukamto dikejar dan dibacok lagi serta dikepruk batu sampai tersungkur pingsan bersimbah darah. Setelah itu seorang preman menyuruh Brendi membawa “mayat” Sukamto. “Wis, gowoen mayate koncomu” (Sudah, bawa mayat temanmu). Brendi yang badannya lebam lebam dan benjol benjol, segera membawa Sukamto yang pingsan ke rumah sakit.

Dari runtutan kejadian, orang waras apalagi APH, jelas bisa menganalisa, tindakan brutal terhadap Sukamto itu percobaan pembunuhan berencana dan ada yang mendalangi. Sudah ditunggu kedatangannya dan sudah disiapkan alat pembunuhnya. Belum lagi preman bermotor RX King yang menghubungi seseorang dengan video call dan mengarahkan layar hpnya ke wajah korban Brendi, diduga kuat untuk mengklarifikasi ke As tentang kebenaran target yang dituju.

Saya sudah berupaya mengklarifikasi seorang pengusaha tambang pasir kuarsa di Tuban dan mengklarifkasi As melalui pengusaha itu, yang saya ketahui punya hubungan dengan As, agar yang bersangkutan mengklarifikasi secara bebas singkat, termasuk mengklarifikasi bila ada dugaan kesalahan pihak korban. Pada intinya saya tidak akan melindungi siapapun yang bersalah. Kriminal tetap kriminal, walau “dibungkus” sebagus apapun.

As tidak membalas klarifikasi saya, namun pengusaha tambang yang saya maksudkan di atas, melalui korban Sukamto, berjanji akan akan mengklarifikasi kepada saya langsung (menemui saya), besok Selasa 19/11/2024. Tetapi tidak memungkinkan, karena besok pagi saya ke luar kota. Dan sudah saya tegaskan, nantinya saya menemui yang bersangkutan, hanya untuk klarifikasi saja dan akan saya ajak beberapa rekan. Karenanya, maka dalam tulisan ini belum bisa saya sebutkan, apa hubungan yang bersangkutan dengan tragedi ini, termasuk juga inisial yang bersangkutan belum bisa saya singgung disini.

Kejadian keji ini pelecehan UU Pers. Tidak hanya melukai tubuh fisik korban, tetapi juga mencederai semangat demokrasi dan kebebasan Pers di Indonesia. Jelas saya tak dapat menerima apapun alasannya. Wartawan menjalankan tugas jurnalistik untuk mengungkap kebenaran justru menjadi sasaran kekerasan brutal, bahkan nyaris meregang nyawa.

Sebagai Ketua Umum PJI, saya tegaskan, kasus ini saya atensi. Saya harap Kapolres Tuban beserta jajaran serius mengusut kasus ini. Saya juga minta kepada Kapolda Jatim agar menjadikan penanganan kasus ini sebagai atensi Kapolda Jatim. Ini percobaan pembunuhan berencana terhadap wartawan. Tulisan selanjutnya saya akan mengklarifikasi Kapolres Tuban dan Kabid Humas Polda Jatim untuk menjabarkan perkembangan penanganan kasus.

Hartanto Boechori
Ketua Umum PJI

Persatuan Jurnalis Indonesia.

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kota Mojokerto Kembali Menggelar Operasi Pasar Murah

    Pemerintah Kota Mojokerto Kembali Menggelar Operasi Pasar Murah

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 250
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO – RI. Antisipasi kelangkahan minyak goreng di pasaran, Pemerintah Kota Mojokerto kembali menggelar Operaai Pasar Murah. Antusias masyarakat masih tinggi, terlihat pànjangnya antriàn, masyarakat berbondong-bondong antri untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga 13.500/liter. Operasi Pasar Muràh digelàr di Rest Area Gunung Gedangan Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Sabtu (29/1/2022). Pembelian minyak goreng maksimal 2 […]

  • Polres Merangin Amankan Pelajar SMP Kedapatan Sedang Hisap Lem

    Polres Merangin Amankan Pelajar SMP Kedapatan Sedang Hisap Lem

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 264
    • 0Komentar

    JAMBI-RI, Selasa 11 Januari 2022, sekira Pukul 15.00 WIB Satuan Samapta Polres Merangin mengamankan empat Remaja tanggung masih duduk dibangku Sekolah SMP dengan inisial DD dan Ketiga Rekannya di sebuah rumah milik warga tidak jauh dari salah satu Sekolah Menengah Pertama ternama di Bangko, di Kelurahan Pasar Atas Bangko, pada saat berkumpul tepatnya diseputaran Taman […]

  • Bupati Pemalang: Kami Butuh Rapid Test

    Bupati Pemalang: Kami Butuh Rapid Test

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 232
    • 0Komentar

    PEMALANG – RI, Para Pengusaha melalui Staf Kepresidenan ( KSP ) menyerahkan bantuan berupa 1 Unit USG ke RSUD M. Ashari di Posko Covid-19, Kamis ( 9/04). Bantuan tersebut diserahkan oleh Wasis Eko Priyono dari KSP yang diterima langsung oleh Bupati Pemalang, DR HM Junaedi SH. MM. Wasis dalam sambutannya mengatakan, bantuan tersebut dari para […]

  • TMMD Kodim Tulungagung ke-123 Rehabilitasi RTLH di Desa Nglurup Mengubah Hidup Warga Menjadi Lebih Layak

    TMMD Kodim Tulungagung ke-123 Rehabilitasi RTLH di Desa Nglurup Mengubah Hidup Warga Menjadi Lebih Layak

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG,RI- Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan dan kelayakan hunian bagi masyarakat, Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, melaksanakan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini memberikan bantuan kepada delapan warga desa yang selama ini tinggal di rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan. Program Tentara Manunggal Membangun Desa […]

  • Untuk Meningkat kan Kualitas PDAM Kubu Raya, Direktur MOU Dengan PDAM Kota Pontianak

    Untuk Meningkat kan Kualitas PDAM Kubu Raya, Direktur MOU Dengan PDAM Kota Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Foto Direktur PDAM Kubu raya Harmawan, KUBU RAYA,RI-Seperti yang telah disampaikan Bupati Kubu Raya ,Bapak Sujiwo , tentunya Bupati sudah memahami betul seperti apa kondisi PDAM Kubu raya sekarang ini. tutur Direktur PDAM Kubu raya “Harmawan” ,Kepada Media ini kemaren. Lebih lanjut dikatakan Direktur ,PDAM Kubu raya ini,untuk menjawab tentang persoalan yang disampaikan Bapak Bupati […]

  • Kolaborasikan Inovasi dan Tradisi, Batik Mojokerto Kian Melesat ke Panggung Nasional

    Kolaborasikan Inovasi dan Tradisi, Batik Mojokerto Kian Melesat ke Panggung Nasional

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 328
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Batik khas Kota Mojokerto semakin mendapatkan perhatian dan pengakuan di tingkat nasional, berkat perpaduan inovasi modern dan pelestarian nilai-nilai tradisi. Produk unggulan daerah ini tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga berhasil menembus pasar nasional dan internasional melalui berbagai inovasi. Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut […]

expand_less