Breaking News
light_mode
Trending Tags

LBH : Penetapan Tersangka Muda Secara Hukum Masih Sangat Sumir ni

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
  • visibility 336
  • print Cetak

Pontianak Kalbar,RI Dalam kasus mantan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yang di Duga sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik Polda Kalbar yang mana sudah di muat beberapa media online secara hukum masih sangat sumir terang Dr Herman Hofi Munawar LBH dan pengamat kebijakan publik kepada awak media 11 Agustus 2024 Wib.

Terang Herman kasus Muda di Polda Kalbar saat ini sudah melakukan gelar perkara dalam mekanisme penyelidikan, dan penyidikan terhadap laporan dugaan adanya kasus penipuan dan penggelapan terkait dengan kegiatan pelaksanaan proyek peningkatan jaringan distribusi air baku PDAM Tirta Raya pada tahun 2013 yang lalu terhadap mantan Bupati Kubu Raya saat ini jelas masih di proses oleh penyidik atas laporan saudara Iwan yang merasa di tipu.

Adapun dalam perkara kasus penipuan tersebut yang di sangkakan mantan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, selain Muda polisi juga memeriksa mantan direktur PDAM Tirta Raya Ulai Visatu sebagai tersangka.

Proses gelar perkara yang di lakukan penyidik Polda Kalbar menurut Herman Hofi memang mekanisme nya harus demikian atas adanya laporan.

Setiap tahapan yang dilakukan penyidik harus melalui gelar perkara yang menghadirkan berbagai pihak didalam polda itu sendiri dan menghadirkan ahli hukum pidana dan ahli lainnya yang dianggap penting, jadi penetapan seseorang tersangka bukan atas rekomendasi kapolda sebagaimana diberitakan beberapa media.

Terkait dengan informasi Muda Mahendra sebagai Bupati ketika itu dianggap telah melakukan tindak pidana penipuan atau penggelapan penyidik harus mengetahui betul jalan ceritanya.

Sebab setiap kepala daerah sebagi pejabat penyelengara tidak bisa semena mena di jadikan tersangka karena kebijakan.

Dalam KUHP pada Pasal 50 dengan tegas menyatakan “Barangsiapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan ketentuan undang-undang, tidak dipidana. ”Pada Pasal 51 ayat (1) KUHP bahwa, “Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan perintah jabatan yang diberikan oleh penguasa yang berwenang, tidak dipidana”.

Masih terang Herman Hofi,setiap kegiatan yang mengunakan anggaran negara baik dari sumber dana APBD maupun APBN itu juga diatur dalam perturan perundang-undangan termasuk dalam perda dan Perkerda

Nah setiap kegiatan pekerjaan pembangunan mengunakan anggaran pemerintah tidak bisa semudah itu dituduh sebagai korupsi atau delik penggelapan. karena ada mekanisme yang di lewati sebelum kegiatan tersebut di laksnakan.

Dengan demikian ketika terjadi adanya kerugian negara tidak bisa langsung dimaknai korupsi atau bentuk pidana lain nya.
Pada Pasal 53 ayat (1) KUHP menegaskan bahwa melakukan kejahatan dipidana, jika niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan, dan tidak selesainya pelaksanaan itu, bukan semata-mata disebabkan karena kehendaknya sendiri.

Pada pasal tersebut mengandung unsur Actus Reus dan Mens Rea. Dua unsur ini harus di perhatikan secara cermat oleh penyidik. Actus reus dan mens rea sangat penting untuk membuktikan tanggung jawab pidana.

Mens rea mengacu pada kondisi mental pelaku pada saat melakukan kejahatan, sedangkan actus reus berkaitan dengan tindakan fisik dalam melakukan kejahatan.

Komponen fisik dari suatu tindak pidana disebut sebagai actus reus, yang mengandung makna “perbuatan bersalah.” Ini mencakup semua perilaku kriminal, termasuk hal yang dipersangkakan pada Muda Mahendra

Oleg sebab itu semua harus jelas juga jika penyidik melakukan kekeliruan dalam proses penyelidikan dan penyidikan.

Kekeliruan penyidik dalam proses itu semua maka itu juga jelas kerja-kerja penyidik menjadi cacat hukum.

Menurut Herman Hofi lagi apa yang di muat beberapa media online harus jelas jadi tidak membuat blunder buat publik, saat ini kita percayakan kepada penyidik Polda Kalbar apakah masuk unsur pidana atau tidak ini masih dalam proses,soal gelar perkara itu bukan nya langsung menjadikan orang tersangka tetapi itu adalah proses hukum yang di lakukan penyidik. Kita berharap penyidik bekerja berdasarkan peraturan perundang undangan bukan berdasarkan rekomendasi pimpinan atau pesanan pihak lain nya.

Soal Penetapan tersangka terhadap mantan orang nomor satu di Kubu Raya ini yang dimuat beberapa media itu masih prematur sebab masih dalam proses dan itu belum bisa dipastikan seratus hukum nya.

Dalam tangkapan layar SP2HP yang diterbitkan. tersebut menyatakan bahwa pada 6 Agustus 2024, penyidik membuka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dan meningkatkan status mantan Bupati Muda Mahendrawan dan sodara Ulaya Wisata dari saksi naik menjadi tersangka ini kan harus dipastikan adanya SP2HP tersebut. Apa benar demikian adanya cetus Herman Hofi.

Bergulirnya kasus ini yang mana seperti diketahui berawal dari laporan sodara Iwan Darmawan,salah satu kontraktor di Kubu Raya, melaporkan Muda Mahendrawan ke Polda Kalbar atas tuduhan penipuan dan penggelapan dalam proyek peningkatan jaringan distribusi air baku PDAM Tirta Raya tahun 2013 yang lalu

Menurut Iwan setelah proyek peningkatan jaringan tersebut selesai dikerjakan, Iwan Darmawan masih belum menerima pembayaran dan mengalami kerugian lebih dari Rp 1,5 milyard hingga dirinya melaporkan, kasus ini di Polda Kalbar dalam mencari keadilan hukum atas hak hak nya tegas Herman hofi

Sumber : Dr Herman Hofi Munawar LBH Pakar Hukum Dan Pengamat Kebijakan Publik

Publis // Muly

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SOSIALISASI DAN PENCANANGAN DESA CANTIK DI KABUPATEN TULUNGAGUNG

    SOSIALISASI DAN PENCANANGAN DESA CANTIK DI KABUPATEN TULUNGAGUNG

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Tulungagung, RI – Pj Bupati Tulungagung Dr. Ir. Heru Suseno, MT membuka acara Sosialisasi danPencanangan ‘Desa Cantik’ atau Desa Cinta Statistik 2024 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongsoyang digelar oleh BPS Tulungagung, Jum’at (13/12/2024). Plt Kepala BPS Tulungagung Dyah Sari Prihantari, S.ST, M.S.E di dalam pemaparannya mengatakan denganadanya program Desa Cantik ini diharapkan dapat mendorong […]

  • Polres Ketapang Gelar Mapping Dan Tes Psikologi Calon Pemegang Senpi Organik Bersama Bagpsikologi Ro SDM Polda Kalbar

    Polres Ketapang Gelar Mapping Dan Tes Psikologi Calon Pemegang Senpi Organik Bersama Bagpsikologi Ro SDM Polda Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Polres Ketapang gelar Mapping KETAPANG POLDA KALBAR,RI – Polres Ketapang bekerja sama dengan Bagpsikologi Ro SDM Polda Kalbar melaksanakan kegiatan Mapping dan Tes Psikologi Calon Pemegang Senjata Api (Senpi) Organik Polri serta Tes Profil Klinis Psikologi, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Ketapang tersebut diikuti sekitar 100 personel dari Polres Ketapang, Polres Kayong Utara, […]

  • Kapolres Lampung Utara Pantau Gereja, Pastikan Perayaan Natal 2022 Berlangsung Aman

    Kapolres Lampung Utara Pantau Gereja, Pastikan Perayaan Natal 2022 Berlangsung Aman

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 283
    • 0Komentar

    LAMPUNG UTARA  – RI, Kapolres Lampung Utara AKBP Kuriawan Ismail, S.H., S.I.K., M.I.K., memantau langsung Personil yang melaksanakan tugas pengamanan di Gereja-Gereja di Kotabumi untuk memastikan keamanan pelaksanaan Natal 2022, Minggu (25/12/2022). Pantauan / pengecekan ke sejumlah Gereja sudah dilakukan Kapolres sejak tadi malam bersama-sama dengan para Pejabat Utama Polres dan akan terus berlanjut hingga […]

  • Menteri Kebudayaan RI Optimis Kota Mojokerto Jadi Pusat Edukasi Sejarah dan Budaya di Jawa Timur

    Menteri Kebudayaan RI Optimis Kota Mojokerto Jadi Pusat Edukasi Sejarah dan Budaya di Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI-Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon menilai Kota Mojokerto memiliki potensi besar menjadi pusat edukasi sejarah dan budaya di Jawa Timur. Potensi tersebut semakin kuat dengan berkembangnya destinasi museum dan keberadaan berbagai situs peninggalan sejarah di kawasan Mojokerto Raya. Hal itu disampaikan Fadli Zon saat meresmikan Museum Gubug Wayang II yang terdiri atas Museum […]

  • Dugaan Pungli Di Pelabuhan Sapeken Dan Kangean Disorot, Koalisi Ativis Hukum Dan Mahasiswa Desak Kejaksaan Agung Turun Tangan

    Dugaan Pungli Di Pelabuhan Sapeken Dan Kangean Disorot, Koalisi Ativis Hukum Dan Mahasiswa Desak Kejaksaan Agung Turun Tangan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI-What’s Up Jakarta_Dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang diduga terjadi di Pelabuhan Sapeken dan Kangean kembali menjadi sorotan publik. Dugaan adanya setoran ilegal yang disebut-sebut berlangsung secara rutin memunculkan desakan agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan. Ketua Koalisi Aktivis Hukum Indonesia, Sufriyadi, menyatakan bahwa apabila dugaan pungli tersebut benar adanya, […]

  • Selamat Atas Pelantikan Gubernur Jawa Barat

    Selamat Atas Pelantikan Gubernur Jawa Barat

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Post Views: 407

expand_less