Optimalkan Produksi Nila, Dinas Perikanan Tulungagung Monitoring Budidaya Sistem Bioflok di Ngantru
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 56 menit yang lalu
- visibility 4
- print Cetak

TULUNGAGUNG,RI – Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung terus berkomitmen untuk mendorong produktivitas dan efisiensi sektor perikanan daerah. Melalui Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya, Dinas Perikanan menggelar aksi monitoring berkala terhadap budidaya ikan nila sistem bioflok di Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung pada Kamis (4/6/2026).
Sistem bioflok sendiri merupakan teknologi budidaya perikanan modern berbasis rekayasa lingkungan. Metode ini sangat mengandalkan pasokan oksigen yang stabil serta pemanfaatan mikroorganisme baik.
Mengubah Limbah Menjadi Pakan Protein Tinggi Prinsip utama dari teknologi bioflok adalah mengolah kembali limbah sisa pakan dan kotoran ikan di dalam kolam menjadi gumpalan padat yang disebut flok.
Flok terbentuk dari campuran bakteri pencerna, alga, dan bahan organik. Alih-alih menjadi racun bagi air kolam, gumpalan flok ini justru berbalik menjadi sumber pakan alami baru yang kaya akan kandungan protein tinggi bagi ikan nila. Dukungan Penuh untuk Kemandirian UMKM Perikanan
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Robinson Pasaoran Nadaek, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan di lapangan sekaligus memastikan sistem bioflok berjalan secara optimal.
”Kegiatan ini kami lakukan untuk melihat progres di lapangan, memastikan sistem bioflok berjalan dengan baik, serta memberikan pendampingan langsung kepada para pembudidaya agar mereka dapat mengoptimalkan hasil produksi ikan nila,” ujar Robinson Pasaoran Nadaek.
Beliau menambahkan, penerapan teknologi modern ini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi ekosistem bisnis perikanan di Tulungagung.
”Dengan teknologi bioflok, kita berharap budidaya ikan bisa jauh lebih efisien, hemat air dan pakan, namun tetap produktif dan berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya strategis kami dalam memberdayakan UMKM sektor perikanan diKabupaten Tulungagung,” pungkasnya.
Melalui pendampingan intensif seperti ini, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung optimistis para pembudidaya lokal dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar