Pemuda Ansor Desa Bancelok Gelar Acara Bersholawat dan Haul Bujuk Desa dalam Rangka Memperingati Hari Santri Nasional 2025
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Senin, 20 Okt 2025
- visibility 128
- print Cetak

Pemuda Ansor Desa Bancelok Gelar Acara Bersholawat
SAMPANG, RI – Gerakan Pemuda Ansor Desa Bancelok akan menggelar acara peringatan Hari Santri Nasional dengan kegiatan bersholawat dan haul bujuk desa Bancelok. Acara ini akan diselenggarakan pada Rabu, 22 Oktober 2025, mulai dari pagi hingga malam.
Pengurus yang Hadir:
- Gus Amien Syafik: Ketua PC GP Ansor Sampang
- Gus Acong: Ketua PAC GP Ansor Jrengik
- Moh Zainal Abidin: Ketua PR GP Ansor Bancelok
- Addin Aban Min Man: Anak Cabang
Berikut adalah rangkaian acara yang akan diselenggarakan:
- Upacara Hari Santri 2025 dan Bakti Sosial
- Donor Darah & Cek Kesehatan
- Khotmil Qur’an dan Tahlil Bersama
- Santunan Anak Yatim
- Sholawatan AL-INFIJAR
- Pembacaan Ratib Syaikhona Kholil Bangkalan
- Menyanyikan Lagu-lagu Nasional dan Mars NU, Ansor, dan Hari Santri
- Sambutan dari Ketua Ranting GP Ansor Bancelok, Sohibul Manzil, dan PC GP Ansor Sampang
- Ceramah Agama
Acara ini akan dimulai pada pagi hari dan berakhir pada pukul 23:50 WIB dengan penutup/do’a.
Hari Santri Nasional merupakan momen penting bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya kalangan santri, pesantren, serta lembaga keagamaan di seluruh tanah air. Peringatan ini tidak hanya menjadi simbol penghargaan terhadap kontribusi besar para santri dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali peran santri dalam membangun peradaban bangsa.
Pada tahun 2025 ini, Hari Santri Nasional mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”. Tema ini menegaskan bahwa santri tidak hanya berkedudukan sebagai pelaku sejarah dalam mempertahankan kemerdekaan, melainkan juga sebagai pengawal nilai-nilai bangsa dalam menghadapi dinamika zaman.
Makna dari tema ini adalah upaya aktif menjaga kemerdekaan, baik secara moral, budaya, maupun intelektual, agar tidak terkikis oleh tantangan ideologi, disrupsi teknologi, dan globalisasi. Sementara itu, frasa “menuju peradaban dunia” mencerminkan visi santri untuk turut ambil bagian dalam membangun peradaban universal melalui penguasaan ilmu, akhlak mulia, toleransi, dan kontribusi sosial di tingkat global.
Dengan peringatan Hari Santri Nasional, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan peran aktif santri dalam membangun bangsa. Dengan demikian, santri dapat terus menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan negara.
( G.Nas)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar