

LAMANDAU – RI, PT. Sumber Mahardika Geraha (SMG) sumbang dana 1 juta dari program CSR untuk tanah timbunan halaman Masjid Nurul Huda Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Masjid Nurul Huda salah satu Masjid pintu masuk Kota Nanga Bulik.
Cdo PT. SMG Rahmat Hidayat usai menyerahkan dana dari program CSR secara simbolis kepada Panitia Pembangunan Masjid Nurul Huda mengatakan, semoga pembangunan Masjid ini cepat selesai dan cepat bisa difungsikan serta bermanfaat buat Umat.
Adapun dana yang kami berikan harap dimaklum, mungkin tidak maksimal tapi memang niatnya adalah membantu sesuai dengan maksud, seperti disampaikan. “Kami berharap Masjid ini menjadi Masjid terbaik dan banyak Jemaahnya,” ucapnya, (4/1).
Ketua Pengurus Masjid Zulkarnain menjelaskan, utamanya untuk pengurukan halaman Masjid, mungkin kita semua mengetahui bahwa pengurukan kurang lebih 50 x 50 M2, dengan harapan bahwa halaman segera bisa difungsikan sebagai Parkir dan lainnya.
“Kami Pengurus Masjid mempunyai Visi kedepan bisa mandiri nantinya, Masjid Nurul Huda Mandiri dalam arti kata tidak melepaskan diri dari sumbangan bantuan Wakaf dan lain sebagainya, tapi paling tidak rangkaian proses pembangunan ke depan,” terangnya.
Zulkarnain menambahkan, semua ini proses daripada Keagamaan, paling tidak Masjid Nurul Huda mempunyai modal dasar dalam melaksanakan kegiatan tersebut, juga diketahui bahwa Wakaf timbunan pengurukan mungkin sudah diketahui, bahwa pada kondisinya adalah Rawa.
Pengurukan sudah dilakukan kurang lebih 2436 Dam Truk semua dari Swadaya Masyarakat. “Itu tanpa proposal kami hanya mengimbau, kalau kita perkirakan kurang lebih setengah miliar lebih.” jelasnya.
Kami selaku Pengurus Masjid mengucapkan terima kasih kepada 3 orang Pewakaf Tanah, tidak bisa disebutkan namanya dan selebihnya kami membeli tanah untuk pembangunan Masjid Nurul Huda walaupun tertatih-tatih.
Dengan adanya salah satu Masjid ini kami berharap bisa untuk mengurai Jema’ah, karena saat ini kita dilanda musibah penyebaran virus Corona-19 dan diketahui bahwa dalam suatu kegiatan Keagamaan atau laiNnya, kita perlu melaksanakan protokol kesehatan, seperti anjuran pemerintah,” tegasnya. (RS)


Tidak ada komentar