Breaking News
light_mode
Trending Tags

Puskesmas Kalianget Di Laporkan Ke Polres Sumenep Dugaan malpraktek

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
  • visibility 315
  • print Cetak

SUMENEP – RI, Puskesmas Kalianget dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Sumenep Madura Jawa Timur oleh keluarga pasien atas dugaan malpraktik sampai menyebabkan kematian.

Kini pihak Puskesmas dilaporkan oleh keluarga pasien ke Polres Sumenep pada tanggal 24 Agustus 2022 dengan Nomer Laporan TBL/B/215/VIII/2022/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jatim tertanggal 24 Agustus 2022 laporan tersebut diterima oleh Iptu Abu Mahdura.

Nasir menceritakan pada Awak Media bahwa pada hari Senin 8 Agustus 2022 lalu cucunya yang bernama Rikie Ardiansyah (umur 9 tahun) warga Desa Marengan Laok Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep dibawah ke Puskesmas Kalianget untuk dilakukan proses khitan.

Saat itu pihak Puskesmas memberikan penjelasan jika pelayanan hanya bisa dilakukan secara manual, karena alat yang menggunakan laser tidak bisa digunakan (rusak).

Setelah mendapat persetujuan dari keluarga, maka proses khitan dilakukan dengan proses manual yang dilakukan oleh Petugas Medis Puskesmas Kalianget.

Namun kata Nasir, “Saat melihat proses pemotongan pada ujung penis terlihat ada kejanggalan, karena saat dipotong sampai lebih satu kali dilakukan oleh Petugas dan tidak putus. Kalau tidak salah sampai tujuh (7) kali baru putus. Apa karena guntingnya kurang tajam atau yang mengerjakan kurang faham kami juga tidak tahu,” jelasnya.

Selang beberapa waktu kemudian cucu kami menangis setelah ditanya mengaku sakit dan penisnya mengeluarkan darah, namun setelah ditangani akhirnya darah yang keluar tertangani. Anehnya kata Nasir, penis Cucunya membengkak seketika itu sehingga menyebabkan kondisi cucunya sedikit sakit.

Lanjut, Nasir setelah diperiksa dua kali oleh Petugas Puskesmas Kalianget mengatakan tidak masalah, dan meskipun kondisi fisik cucunya panas dan ada indikasi kejang-kejang. Melihat penyakit cucunya semakin parah, sehingga pihak keluarga sepakat supaya segera dibawah ke Rumah Sakit Islam Kalianget (RSI) untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah mendapatkan perawatan medis beberapa hari, upaya penanganan tidak membuahkan hasil hingga cucunya meninggal dunia.

“Setelah ditanyakan pada Petugas di Rumah Sakit, ternyata cucu kami terkena titanus. Kami tanya pada Petugasnya, katanya kalau penyakit tetanus itu diakibatkan karena luka. Entah luka karena terkena duri atau paku dan yang lain,” jelasnya.

Setelah mendapatkan penjelasan penyebab kematian cucunya, Nasir mengaku merasa kecewa karena Petugas Puskesmas Kalianget saat kontrol beberapa waktu itu menyatakan tidak masalah dan dianggap biasa. “Jika memang tidak ada alatnya kenapa pihak Puskesmas tidak merujuk pasien, baik ke Rumah Sakit atau ke Surabaya,” tuturnya.

Atas peristiwa tersebut pihak keluarga pasien memutuskan untuk malaporkan pihak Puskesmas Kalianget ke Polisi, namun sampai saat ini belum ada perkembangan.

“Sementara Kepala Puskesmas Kalianget Drg Yenni Tri suci, M.Kes., dikonfirmasi Awak Media di Ruang Kerjanya menyampaikan, “bahwa persoalan ini dari pihak Puskesmas tidak ada klaim tetanus, karena di kerjakan di Puskesmas sampai selesai kontrol rutin langsung pulang, tiba-tiba tetanus langsung ke Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget tidak kesini,” tegasnya.

Lanjut, Drg Yenni, “masalah ini sebenarnya pihak keluarga sudah pernah mediasi dan duduk bareng dan saya jelaskan apa yang kamu lakukan disini, misal pihak keluarga tidak terima itu hak keluarga. Yang penting kami sesuai dengan peraturannya kan sudah jelas, jadi teman-teman Senior yang pernah melakukan khitanan sudah terbiasa, malah sampai ratusan seperti khitanan masal,” tutupnya. (M.one)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Mojokerto Kucurkan Dana Hibah Rp 9,65 M, Pj Wali Kota: Semua untuk Rakyat, Jangan Mau Dipotong-potong

    Pemkot Mojokerto Kucurkan Dana Hibah Rp 9,65 M, Pj Wali Kota: Semua untuk Rakyat, Jangan Mau Dipotong-potong

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 351
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Pemerintah Kota Mojokerto mengucurkan dana hibah bersumber dari APBD 2024 sebesar Rp 9,65 miliar. Jumlah tersebut disalurkan kepada 139 kelompok atau lembaga se-Kota Mojokerto. “Dari 139 lembaga, yang Pokir 94 dengan total nilai Rp 3,2 miliar dan Non Pokir Rp 6,4 miliar,” papar Pj Wali Kota Moh Ali Kuncoro saat penyerahan dana […]

  • SPPG Polres Probolinggo di Maron Distribusikan 2.441 Penerima Manfaat MBG

    SPPG Polres Probolinggo di Maron Distribusikan 2.441 Penerima Manfaat MBG

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Polres Probolinggo Polda Jatim terus berkomitmen dalam mendukung program pemerintah terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para pelajar. Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Probolinggo terus memperkuat dalam menjaga kualitas pangan untuk MBG yang didistribusikan ke seluruh pelajar di wilayah hukum Polres Probolinggo Polda Jatim. Kapolres Probolinggo,AKBP M. Wahyudin Latif bersama Ketua Bhayangkari Cabang […]

  • Ujian Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kabupaten Mojokerto, Mencari SDM Berkompeten Dan Berkualitas

    Ujian Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kabupaten Mojokerto, Mencari SDM Berkompeten Dan Berkualitas

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 283
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Wakil Bupati Muhammad Albarraa, Pj Sekdakab Himawan Estu Bagijo, Kepala Regional II BKN Surabaya, Asisten 3, Kepala BKPP dan OPD terkait, mengawasi langsung pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Mojokerto, Minggu (3/10) siang di Gedung Stikes Bina Sehat PPNI. Ujian dibagi menjadi 3 sesi dengan […]

  • Selamat Tahun Baru Imlek 2575

    Selamat Tahun Baru Imlek 2575

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Post Views: 393

  • Diduga IPAL Bermasalah, Limbah SPPG Yayasan ODA Masa Depan Utama Meluber ke Rumah Warga dan Cemari Mata Air

    Diduga IPAL Bermasalah, Limbah SPPG Yayasan ODA Masa Depan Utama Meluber ke Rumah Warga dan Cemari Mata Air

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    LUMAJANG,RI- Persoalan serius kembali mencuat terkait operasional SPPG milik Yayasan ODA Masa Depan Utama. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang diduga bermasalah menyebabkan air limbah meluber hingga ke belakang rumah warga dan mencemari mata air milik warga sekitar. Air yang sebelumnya jernih kini berubah keruh dan mengeluarkan bau tidak sedap. Kondisi tersebut memicu keresahan, terutama […]

  • Desa Dadapkuning Gelar Musyawarah Penetapan RPJM Desa 2020–2027, Sinergi Membangun Masa Depan

    Desa Dadapkuning Gelar Musyawarah Penetapan RPJM Desa 2020–2027, Sinergi Membangun Masa Depan

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Foto Desa Dadapkuning Gelar Musyawarah Penetapan RPJM Desa 2020–2027, Sinergi Membangun Masa Depan. (Rdwn) Gresik, RI — Balai Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme pada Jumat malam tanggal 19 September 2025, menjadi saksi penting bagi arah pembangunan desa tujuh tahun ke depan. Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, Pemerintah Desa Dadapkuning menggelar Musyawarah Desa Penetapan Rencana Pembangunan Jangka […]

expand_less