Breaking News
light_mode
Trending Tags

Viral di Media Sosial Pengancaman dengan Senjata, Polres Lumajang Selidiki Kasus Tersebut

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 401
  • print Cetak

LUMAJANG, RI – Sebuah rekaman video yang menunjukkan aksi intimidasi menggunakan senjata tajam terhadap dua pria di Lumajang menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, insiden tersebut terjadi pada Senin (27/11/2023) di sebuah pabrik penggilingan padi yang berlokasi di Jalan Lintas Timur (JLT), Desa Sumberrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Saat itu, seorang pemilik pabrik bersama rekannya, UF, tengah berada di lokasi sebelum akhirnya didatangi oleh lima orang, yakni KR, HB, G, serta dua individu lainnya yang belum teridentifikasi.

Para pelaku diduga memaksa korban dan UF untuk ikut ke kediaman Hj. MH guna memberikan klarifikasi terkait kepemilikan sebuah mobil Pajero hitam dengan nomor polisi N-1583XE. Kendaraan tersebut disebut-sebut sebagai bagian dari harta peninggalan Hj. MH, yang menurut kelompok tersebut disimpan oleh korban dan UF.

Namun, ketika UF menolak permintaan itu, salah satu pelaku, KR, langsung tersulut emosi. Ia kemudian mengeluarkan sebilah celurit dan mengayunkannya ke arah UF, menyebabkan korban dan rekannya merasa terdesak hingga akhirnya terpaksa menuruti keinginan pelaku.

Polisi Hadapi Kendala dalam Penyelidikan

Kasus ini terus berlanjut dan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Adinata, menegaskan bahwa meski mengalami beberapa kendala, pihaknya tetap berkomitmen menyelesaikan perkara ini dengan maksimal.

Menurut AKP Pras Adinata, insiden tersebut terjadi pada 17 November 2023, tetapi baru dilaporkan ke Polres Lumajang pada 3 September 2024. Sejak laporan diterima, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk AK, AR, KR, TRS, RF, HB, dan UF.

Dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian telah mengirimkan empat kali Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). Namun, salah satu kendala utama adalah ketidakhadiran UF dalam tiga kali panggilan pemeriksaan tanpa alasan yang jelas, padahal keterangannya sangat penting karena ia merupakan salah satu korban dalam kasus ini.

“Kami menghadapi tantangan dalam memeriksa Saudara UF, yang sudah tiga kali dipanggil tetapi tidak hadir. Keterangannya sangat krusial dalam mengungkap perkara ini,” ungkap AKP Pras Adinata.

Selain itu, hambatan lain muncul karena salah satu terduga pelaku, HB, sedang menjalani proses hukum dalam kasus lain sejak September 2024. HB baru bisa dimintai keterangan oleh penyidik pada 13 Januari 2025 setelah sebelumnya mendapatkan putusan tetap atas kasus yang dihadapinya pada 9 Januari 2025.

“Kami juga menemui kendala dalam pemeriksaan Saudara HB karena ia terlibat dalam perkara lain yang masih berproses di pengadilan. Meski begitu, kami tetap berupaya menyelesaikan penyelidikan sebaik mungkin,” tambahnya.

AKP Pras Adinata menegaskan bahwa penyidik tetap berkomitmen mengungkap kasus ini hingga tuntas. Hingga kini, tujuh saksi telah diperiksa, dan masih ada beberapa saksi lain yang perlu dimintai keterangan guna melengkapi alat bukti.

“Kami telah mengirimkan surat ke Kejaksaan Negeri Lumajang sebanyak dua kali dan ke pengadilan sekali untuk memastikan proses penyelidikan berjalan dengan baik. Ke depan, kami akan segera memeriksa saksi-saksi yang belum memberikan keterangan,” ujarnya.

Kasus ini bermula dari dugaan penggelapan mobil yang kemudian berkembang menjadi ancaman terhadap korban. Oleh sebab itu, penyidik masih mendalami berbagai aspek yang berkaitan dengan perkara ini.

“Kami serius menangani kasus ini. Saya sudah menginstruksikan kepada penyidik untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan maksimal,” tutup AKP Pras Adinata. (Azis)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Polri dan PT Sandika Nata Palma (Minamas Group) Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Marau

    Sinergi Polri dan PT Sandika Nata Palma (Minamas Group) Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Marau

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KETAPANG, RI –  Komitmen dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan melalui sinergi antara Polri, dunia usaha, dan masyarakat. Salah satu wujud nyata kolaborasi tersebut terlihat dalam kegiatan panen jagung yang dilaksanakan di lahan milik PT Sandika Nata Palma (SNP) Minamas Group yang berlokasi di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang. Jagung yang ditanam pada tanggal […]

  • Akan Ada Sanksi Bagi Sekolah Yang Masih Ada KBM

    Akan Ada Sanksi Bagi Sekolah Yang Masih Ada KBM

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PEMALANG,RI – Terkait pernyataan yang disampaikan oleh Bupati Pemalang Dr. H.M Junedi SH.MM, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Mualip, S.Pd. menghimbau kepada semua sekolah agar mentaatinya. Hal ini merupakan langkah antisipatif bagi anak didik dan juga guru. Jadi, dirinya menghimbau agar segala kegiatan disekolah yang memgundang banyak orang atau study tour dihentikan. Pada Hari Minggu, […]

  • Menghadapi Kontijensi Instabilitas, Sat Samapta Polres Pasuruan Laksanakan Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas, Hadapi Masa Unras Anarkhis

    Menghadapi Kontijensi Instabilitas, Sat Samapta Polres Pasuruan Laksanakan Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas, Hadapi Masa Unras Anarkhis

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 262
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Sat Samapta Polres Pasuruan melaksanakan simulasi pembekalan  program pelatihan peningkatan kemampuan kepada Anggota Samapta dalam menghadapi Unjuk Rasa Jalanan. Anggota Dalmas adalah sebagai ujung tombak pengendali massa yang bergerak dalam Ikatan Kesatuan Peleton Perpeleton guna mencegah dan mengantisipasi munculnya provokasi massa secara tiba-tiba di lapangan yang cenderung memaksa masuk dan merusak lokasi […]

  • Mobil Si Sumeh Polres Pasuruan Kota Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Rejoso

    Mobil Si Sumeh Polres Pasuruan Kota Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Rejoso

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Pasuruan Kota, RI – Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Tinur bersama jajarannya dan Bhayangkari kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir. Kali ini, rombongan Polres Pasuruan Kota Polda Jatim menyalurkan bantuan makanan untuk korban banjir di Dusun Kasuran, Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Bersama Forkopimda dan berkolaborasi dengan stakeholder, bantuan ini […]

  • Pererat Silaturahmi, Dir Binmas Polda Jatim Kunjungi Ponpes IBU Di Jember

    Pererat Silaturahmi, Dir Binmas Polda Jatim Kunjungi Ponpes IBU Di Jember

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 334
    • 0Komentar

    JEMBER – RI, Direktur Binmas Polda Jatim mengunjungi Pondok Pesantren Islam Bustanul Ulum (IBU) dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Jember. Kunjungan silahturahmi tersebut merupakan agenda Binmas Polda Jatim. Kombes Pol. DR. R.S Terr Pratiknyo, Dir Binmas Polda Jatim dan AKBP Sujono, Kasubdit Bintibsos DIT Binmas Polda Jatim, Kasat Binmas Polres Jember AKP Yuliati […]

  • Tangkap 53 Terduga Teroris di 11 Provinsi, Polri Paparkan Sumber Pendanaan Kelompok JI

    Tangkap 53 Terduga Teroris di 11 Provinsi, Polri Paparkan Sumber Pendanaan Kelompok JI

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 262
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 53 orang terduga Teroris di 11 Provinsi Indonesia. Operasi penindakan tersebut dilakukan sejak tanggal 12 Agustus hingga 17 Agustus 2021. Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan,  dari jumlah itu, 50 diantaranya merupakan Kelompok Jamaah Islamiyah (JI) dan tiga diantaranya jaringan Jamaah Ansharut […]

expand_less