Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tak Ada Toleransi, Enam Lembaga Kawal Kasus Asusila di Ponpes Probolinggo Sampai Pelaku Masuk Penjara

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
  • visibility 83
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Enam lembaga masyarakat di Kabupaten Probolinggo menyatakan sikap tegas mereka untuk terus mengawal dan menuntut penutupan salah satu pondok pesantren (ponpes) yang diduga kuat menjadi tempat praktik asusila oleh oknum pengasuhnya. Desakan ini mencerminkan bentuk keprihatinan mendalam masyarakat terhadap maraknya kasus pelanggaran moral di lingkungan lembaga pendidikan yang seharusnya menjadi tempat pembinaan akhlak dan keagamaan.

Adapun enam lembaga yang tergabung dalam gerakan moral tersebut antara lain LSM Aliansi Masyarakat Peduli Probolinggo (AMPP) Dan Lima Lembaga Lainnya, Mereka sepakat bahwa kasus dugaan asusila yang melibatkan oknum pengasuh ponpes ini harus diproses secara hukum tanpa ada perlakuan istimewa.

Ketua LSM AMPP, H. Ludfi Hamid, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti memperjuangkan keadilan bagi para korban dan menuntut agar pemerintah daerah serta aparat penegak hukum bertindak tegas. Ia juga menyampaikan komitmennya untuk mengawal proses hukum hingga pelaku benar-benar dijatuhi hukuman penjara.

“Kasus ini kami kawal sampai yang bersangkutan masuk ke penjara. Ini bukan sekadar persoalan individu, tetapi juga masalah moral dan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan keagamaan. Kami ingin agar ke depan ada efek jera bagi pondok pesantren lain yang lalai dalam menjaga perilaku para pengasuhnya,” tegas H. Ludfi Hamid dengan nada serius.

Menurutnya, lembaga masyarakat yang tergabung dalam aliansi tersebut telah mengumpulkan bukti dan keterangan dari sejumlah pihak terkait untuk memperkuat proses hukum yang sedang berjalan. Mereka juga mendesak aparat kepolisian agar tidak ragu dalam mengambil langkah tegas terhadap pelaku serta melakukan penyelidikan mendalam terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat atau menutup-nutupi kasus tersebut.

Selain itu, H. Ludfi Hamid juga menilai pentingnya evaluasi terhadap sistem pengawasan di lingkungan pondok pesantren. Ia menegaskan bahwa keberadaan ponpes sejatinya sangat penting dalam mencetak generasi yang berakhlak, namun pengawasan terhadap para pengasuh dan pengelola harus diperketat agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan.

“Kami menghormati peran pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang telah banyak berjasa. Tapi jika ada yang mencoreng nama baiknya, maka harus ditindak tegas. Jangan sampai pelaku berlindung di balik simbol agama,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari LSM Lainnya menambahkan bahwa pihaknya bersama masyarakat akan terus memantau perkembangan kasus ini. Menurutnya, keadilan tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

“Kami ingin kasus ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. Tidak boleh ada yang kebal hukum hanya karena statusnya sebagai pengasuh ponpes. Hukum harus ditegakkan secara adil dan transparan,” tandasnya.

Dukungan terhadap langkah enam lembaga masyarakat ini juga datang dari berbagai kalangan, termasuk tokoh agama dan pemuda di wilayah Kabupaten Probolinggo. Mereka berharap agar kasus tersebut segera diproses tuntas dan tidak berlarut-larut demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

Gerakan moral yang dilakukan oleh enam lembaga masyarakat ini diharapkan mampu menjadi pemicu bagi pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan aparat penegak hukum untuk memperketat pengawasan terhadap semua pondok pesantren di Kabupaten Probolinggo. Langkah tersebut penting untuk memastikan bahwa pesantren tetap menjadi pusat pendidikan moral dan spiritual yang bersih dari tindakan tercela.

“Kami tidak ingin kasus seperti ini terulang. Ponpes harus menjadi tempat yang aman, bermartabat, dan benar-benar mencerminkan nilai-nilai Islam. Siapa pun yang terbukti mencederai amanah itu harus mempertanggungjawabkannya di depan hukum,*” tutup H. Ludfi Hamid.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian BUMN Laporkan Pendapatan Negara dari Dividen BUMN Tercapai 100 Perse ujann senilai 85,5 T di tahun 2024 dan akan meningkat ke 90 T di tahun 2025

    Kementerian BUMN Laporkan Pendapatan Negara dari Dividen BUMN Tercapai 100 Perse ujann senilai 85,5 T di tahun 2024 dan akan meningkat ke 90 T di tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Pangkalan Bun. RI– Jakarta, 25 November 2024 – Kinerja positif ditunjukkan BUMN dengan mencatat kenaikan dividen bagi negara di tahun 2024. Jika di tahun 2023, dividen yang disetor ke negara mencapai kisaran Rp 81,2 triliun, kini di tahun 2024 angkanya naik menjadi Rp 85,5 triliun. PT Bank Rakyat Indonesia mencatat setoran deviden terbesar dengan angka […]

  • Terjadinya Ombak Besar Disertai Angin Yang Mengakibatkan Rumah Rusak

    Terjadinya Ombak Besar Disertai Angin Yang Mengakibatkan Rumah Rusak

    • calendar_month Senin, 6 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 270
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Pada hari Senin tanggal 06 Desember 2021, sekitar pukul 00.15. WIB dan baru di ketahui sekitar pukul 09.00 WIB, bahwa terjadi ombak dan gelombang besar disertai angin kencang di Daerah Pesisir Pantai Jungtoro Dajah Desa Ambuten Timur Kecamatan Ambuten  Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur. Kapolsek Ambunten AKP Junaedi.,S.Pd., melakukan Pengecekan dan pendataan, […]

  • Warga Apresiasi Kinerja Kades Talok Kecamatan Kalitidu, Dalam Hal Penyediaan Sarana Publik Yang Memadai

    Warga Apresiasi Kinerja Kades Talok Kecamatan Kalitidu, Dalam Hal Penyediaan Sarana Publik Yang Memadai

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 268
    • 0Komentar

    BOJONEGORO – RI, Di tengah maraknya wabah pandemi Covid – 19 yang tak kunjung usai ini, Pemerintah Desa Talok tetap berjalan kondusif dalam melaksanakan program – program pembangunan di Desanya. Di masa kepemimpinan Kepala Desa Talok, H. Samudi terlihat banyak sekali program – program pembangunan yang sudah terealisasi, baik pembangunan Jalan Utama maupun Jalan Gang. […]

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Borong Hasil Tani Mama Papua Lewat Program ROSITA

    Satgas Yonif 500/Sikatan Borong Hasil Tani Mama Papua Lewat Program ROSITA

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    SUGAPA, PAPUA TENGAH,RI- Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri kepada masyarakat Papua melalui berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial. Pada hari Selasa, 29 Juli 2025, bertempat di Titik Koper dan TK Mamba Kotis, personel Satgas melaksanakan kegiatan bertajuk ROSITA (Borong Hasil Tani), dengan membeli langsung hasil kebun mama-mama Papua yang […]

  • Program SIRIH Satgas Yonif 500/Sikatan: Hangatkan Hati Anak Papua dengan Sentuhan Kasih

    Program SIRIH Satgas Yonif 500/Sikatan: Hangatkan Hati Anak Papua dengan Sentuhan Kasih

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    INTAN JAYA,RI- Sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam membangun kedekatan dan kepedulian terhadap masyarakat Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali menggelar program SIRIH (Sikatan Beri Kasih) di wilayah tugasnya. Bertempat di sekitar Titik Kuat TK Koper, sebanyak 15 personel TNI dipimpin oleh Serka Herman melaksanakan kegiatan pembagian makanan kepada masyarakat yang melintas, khususnya […]

  • Si Jago Merah Hanguskan Rumah Warga di Kubu Raya, Diduga Karena Arus Pendek

    Si Jago Merah Hanguskan Rumah Warga di Kubu Raya, Diduga Karena Arus Pendek

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 330
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Sebuah rumah milik warga di Komplek Bhayangkara Blok E, Desa Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, terbakar pada Kamis (17/4/2025) siang. Kapolsek Sungai Raya, AKP Haryanto, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Api diketahui pertama kali oleh seorang […]

expand_less