Breaking News
light_mode
Trending Tags

Apel Kasatwil, Kapolri Minta Capaian Positif Penanganan Covid Dipertahankan Hingga Kebiasaan Untuk Berbuat Baik

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
  • visibility 382
  • print Cetak

BALI – RI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan beberapa hal penting dalam Apel Kasatwil Polri. Dihadapan personel, Ia meminta agar capaian pengendalian pandemi Covid-19 yang sudah sangat baik terus dipertahankan. Atas hal ini, Kapolri mengapresiasi seluruh kerja keras personel Polri dalam penganganan Covid-19 selama ini.

“Dalam kesempatan ini saya selaku Kapolri mengucapkan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya pada seluruh personel Polri baik di Mabes, Polda, maupun di pulau terjauh, terpencil yang telah melaksanakan seluruh kerja kerasnya. Keberhasilan penanganan Covid-19 tidak lepas dari kerja keras rekan-rekan semua. Saya ucapkan makasih dan apresiasi setinggi tingginya,” kata Kapolri saat memberikan pengarahan Apel Kasatwil, Jumat (3/12) malam.

Mantan Kapolda Banten ini menilai, kerja keras yang dilakukan seluruh personel Polri dalam menangani pandemi Covid-19 membuahkan optimisme bangkitnya negara untuk bisa keluar dari hantaman Pandemi.

Disamping itu, lanjutnya, dengan laju Covid-19 yang dapat dikendalikan dengan baik maka Indonesia berhasil dan sukses menyelenggarakan sejumlah event nasional seperti PON di Papua, maupun internasional World Superbike di Mandalika, NTB serta

Indonesia Badminton Festival (IBF) di Bali yang sedang berlangsung.

Bahkan, berkat kerja keras bahu membahu tangani Covid-19, Kapolri menekankan, Indonesia dipercaya untuk menyelenggarakan Presidensi G20 dan event MotoGP di Sirkuit Mandalika.

“Karena itu tentunya dalam kesempatan ini saya dorong rekan-rekan terus pertahankan posisi yang diraih berbagai pencapaian dan ucapan apresiasi ke seluruh rekan-rekan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus pertahankan,” ujar Kapolri.

Masih dalam sambutannya, Kapolri menyinggung transformasi menuju Polri Presisi. Terkait hal itu mantan Kabareskrim ini menekankan bahwa hal itu bisa menjadi upaya untuk menjawab tantangan masyarakat yang mengharapkan Polri lebih baik. Disamping itu, transformasi perubahan adalah sebuah keharusan sebagai organisasi modern.

Dari evaluasi pencapaian transisi menuju Polri Presisi, Kapolri melihat kuantitas capaian sudah cukup bagus. Dimana rata-rata di atas 95 persen. Meski secara kuantitas positif, Ia mengharapkan agar kualitas dari program-program yang dibuat serta inovasi yang dilakukan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Karena jargon salam Presisi tidak hanya berhenti sampai disitu. Tapi gimana kemudian salam Presisi betul-betul dirasakan di hati masyarakat,” ucap Sigit.

Oleh sebab itu, dalam kerangka ini Kapolri meminta agar seluruh jajarannya menghindari tindakan-tindakan kontraproduktif yang berdampak kepada organisasi. Untuk itu, lanjut Kapolri, oknum-oknum yang manfaatkan situasi sehingga mencemari dan menciderai, ia mengingatkan agar mereka menghormati komitmen personel lain yang sudah bekerja dengan baik.

“Artinya secara kuantitas turun, namun hanya beberapa peristiwa pelanggaran yang kemudian diviralkan maka kepercayaan publik ke kita langsung turun,” kata Kapolri.

Kapolri mengingatkan sekali lagi, bahwa transformasi perubahan mutlak harus dilakukan dan menjadi arus pikir bersama seluruh personel. Pasalnya, kata dia, Polri sebagai organisasi besar harus menyesuaikan dengan kondisi dan keadaan ditengah perkembangan zaman.

Lantas Kapolri mengurai, setiap personel Polri wajib memiliki tiga kompetensi didalamnya, yakni kompetensi teknis, hal ini terkait dengan profesionalisme. Kompetensi leadership yang mumpuni saat memimpin dari satuan terkecil hingga terbesar dan kompetensi etika.

Kapolri tak cukup khawatir dengan dua kompetensi yang ia anggap telah dimiliki seluruh personel. Namun ia menitik beratkan kompetensi etika, yakni bagaimana mengubah kultur budaya organisasi dalam benaknya.

“Yang paling sulit kompetensi etika inilah yang tentunya akan mereka kultur dan budaya organisasi gimana kita tanamkan nilai baik untuk dibiasakan sehingga itu menjadi perilaku keseharian itu menjadi suatu modal keutamaan tanpa kita sadar kalau ini bisa kita lakukan maka risiko untuk lakukan pelanggaran akan berkurang,” papar Kapolri.

Kapolri sangat yakin, jika dapat mengubah kultur budaya organisasi maka bisa dipastikan Polri akan sangat betul-betul dicintai dan sangat dekat dengan masyarakat.

“Ini adalah hal yang mungkin paling sulit karena memang gimana kita harus mampu mengubah dari zona nyaman namun disisi lain ini harus kita lakukan. Apabila kita ingin organisasi kita jadi baik, apabila kita ingin anggota kita baik, tanamkan budaya untuk berbuat baik. Ini harus dilakukan berulang-ulang,” ujar Kapolri.

Selanjutnya, manajemen metode yang dimana transformasi Polri Presisi untuk mengedepankan pola Pemolisian Prediktif guna mencegah dan menyelesaikan segala permasalahan sosial dan kejahatan di masyarakat. Hal itu juga mengatur soal tugas dengan melakukan pendekatan Pre-emtif, Preventif dan Represif.

“Kedepan tentunya kita juga menginginkan Polri dapat memanfaatkan teknologi informasi yang dapat terkoneksi dengan satu kesatuan big data, contohnya yang dimiliki Kemenkes untuk aplikasi PeduliLindungi. Ini tentunya menjadi sangat baik apabila kita dapat mengelola semua data menjadi satu antara kementerian/lembaga. Sehingga peristiwa di suatu tempat dapat kita baca dan kita lakukan upaya Pre-emtif dan Preventif sebelum kejahatan terjadi. Ini merupakan cita-cita dan harapan kedepan,” kata Kapolri.

Selanjutnya soal manajemen sarana dan prasarana. Dalam hal ini, jajaran Polri diminta untuk terus menyesuaikan lingkungan strategis yang akan dihadapi kedepannya. Dalam hal ini, tentunya harus dipastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan tugas disiapkan guna menghadapi tantangan tugas kedepannya.

Dan keempat adalah manajemen anggaran. Untuk hal ini, Kapolri meminta untuk terus mempertahankan tren positif yang ada dengan cara terus melaksanakan tugas dengan baik dan mempertanggungjawabkan kepercayaan yang telah diberikan oleh negara terhadap Polri.

Masih dalam pengarahannya, Kapolri juga menyinggung soal jiwa kepemimpinan yang harus bisa menjadi teladan bagi seluruh anggotanya. Sehingga, transformasi pengawasan harus terus dilaksanakan kedepannya. Karena itu para Kasatwil, kata Kapolri, harus mau turun ke bawah untuk mengetahui permasalahan dan kesulitan apa yang dihadapi oleh jajarannya.

“Sehingga pada saat kita ambil keputusan atau memberikan perintah, akhirnya perintah tersebut benar. Jadi sangat penting bagaimana saat situasi sulit kita turun ke lapangan. Kemudian kita ambil langkah untuk ambil alih terhadap permasalahan yang ada. Ini menjadi penting,” ujar Kapolri.

Tak hanya itu, menurut Kapolri, pemimpin harus mampu memberikan pemahaman terhadap anggota untuk membiasakan berbuat baik mulai dari hal terkecil. Dengan membiasakan berperilaku positif, hal tersebut akan selalu tertanam dalam mindset sehari-hari. Tentunya itu memiliki dampak untuk perseorangan maupun organisasi.

“Kita tentunya harus kita biasakan lakukan hal-hal yang sifatnya berbuat baik. Mulai dari hal kecil saja, seperti misalnya kegiatan menyeberangkan anak-anak kecil, orng tua, dorong mobil. Hal kecil seperti itu,” tutup Kapolri. (mjb/tg red humas)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KASAT NARKOBA : Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Pengedar SABU Asal Ambhunten

    KASAT NARKOBA : Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Pengedar SABU Asal Ambhunten

    • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 328
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Kepolisian Resor (Polres) Sumenep terus melakukan upaya menghentikan peredaran Narkotika di Wilayah Hukumnya. Kali ini Satreskoba Polres Sumenep lagi lagi meringkus seorang Pengedar Narkotika jenis Sabu berinisial KS (18 tahun, 9 bulan) warga Dusun Malaka, Desa Padandangan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jum’at (04/06/2021) Siang. Kasat Narkoba Polres Sumenep kepada […]

  • Jamin Keamanan Pilkades Serentak Di Pasuruan, 950 Personel Gabungan Diterjunkan Polres Pasuruan Kota

    Jamin Keamanan Pilkades Serentak Di Pasuruan, 950 Personel Gabungan Diterjunkan Polres Pasuruan Kota

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PASURUAN KOTA – RI, Di hari H – 1 pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Polres Pasuruan Kota gelar Apel Pergeseran Pasukan (Serpas) pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2022 di Wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota – Jawa Timur. Pelaksanaan Apel Gelar Pergeseran Pasukan (Serpas) bertempat di Halaman Gedung Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota yang diikuti oleh […]

  • Adanya Bencana Alam (Ranting Pohon Asam Patah) Di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan

    Adanya Bencana Alam (Ranting Pohon Asam Patah) Di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 353
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Telah terjadi bencana alam berupa pohon tumbang (Ranting Pohon Asam patah) di Jalan Raya Sumenep – Pamekasan, tepatnya di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Madura Jawa Timur, Minggu 08 Mei 2022. Melalui informasi Masyarakat Desa Karduluk bahwa telah terjadi bencana alam berupa adanya Pohon Tumbang (ranting pohon asam patah) dan jatuh  […]

  • Koramil Pacet Dampingi Tim BPBD Provinsi Semprot Pasar Hewan

    Koramil Pacet Dampingi Tim BPBD Provinsi Semprot Pasar Hewan

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 345
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Langkah pencegahan dan penanganan wabah PMK di Kabupaten Mojokerto hingga saat ini masih terus dilakukan Kodim 0815/Mojokerto bekerjasama dengan Forkopimda, Distan dan instansi terkait, yang ditindaklanjuti hingga level Forkopimcam dan BPP di wilayah kecamatan masing-masing. Seperti hari ini, Selasa (04/04/2023) Koramil 0815/16 Pacet Kodim 0815/Mojokerto melalui Babinsa Pandanarum Sertu  Ja’ar Susanto beserta […]

  • Beyond Investment, Bupati-Wabup Gresik Dorong Investasi Tumbuh Bersama Masyarakat

    Beyond Investment, Bupati-Wabup Gresik Dorong Investasi Tumbuh Bersama Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Beyond Investment, Bupati-Wabup Gresik Dorong Investasi Tumbuh Bersama Masyarakat Gresik, RI – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk membangun iklim investasi yang tidak hanya mengejar besarnya modal yang masuk, tetapi juga memastikan kehadirannya memberi manfaat bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam The 1st Gresik […]

  • Kawal Program Hanpangan, Babinsa Koramil Gedeg Aktif Dampingi Petani Jagung

    Kawal Program Hanpangan, Babinsa Koramil Gedeg Aktif Dampingi Petani Jagung

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 364
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI- Personel Babinsa Kodim 0815/Mojokerto terus mendukung program Ketahanan Pangan dengan melakukan upaya pendampingan para petani (Poktan) di masing-masing wilayah binaan di Kabupaten Mojokerto. Salah satunya dapat disaksikan saat para Babinsa Koramil Gedeg melakukan perawatan tanaman jagung berumur 32 hari setelah tanam (hst) dengan menggunakan pupuk urea dan ponska di lahan jagung seluas 2,1 […]

expand_less