Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dugaan Penipuan Program MBG Seret Nama Oknum Anggota Dewan, Publik Menanti Klarifikasi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month 37 menit yang lalu
  • visibility 7
  • print Cetak

Lumajang, RI – Dugaan penipuan yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Sebuah unggahan yang beredar di grup Facebook Kabar Lumajang menyebut adanya seorang oknum anggota dewan Kabupaten Lumajang berinisial GS yang diduga telah dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan penipuan terkait investasi atau dukungan pembangunan dapur MBG.

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa oknum tersebut diduga menawarkan bantuan pembangunan enam dapur MBG di Kabupaten Lumajang. Untuk merealisasikan program tersebut, masyarakat disebut diminta memberikan dana dukungan terlebih dahulu dengan janji program akan segera berjalan.

Namun, menurut isi unggahan, hingga saat ini pembangunan dapur MBG yang dijanjikan tidak pernah terealisasi. Pengunggah juga mengklaim bahwa korban dalam dugaan kasus tersebut tidak hanya satu orang. Disebutkan pula bahwa salah satu korban yang berasal dari wilayah Tempeh telah melaporkan persoalan tersebut kepada aparat kepolisian.

Meski demikian, hingga berita ini disusun belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai laporan yang dimaksud maupun pernyataan dari pihak yang disebut dalam unggahan.

Unggahan tersebut kemudian memicu ratusan tanggapan dari warganet. Berbagai komentar bermunculan, mulai dari yang mengaku mengetahui informasi serupa, mempertanyakan identitas pihak yang dimaksud, hingga meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan apabila memang terdapat unsur pidana.

Salah satu komentar datang dari akun Facebook Sutinah Lmjg. Dalam komentarnya, ia mengaku pernah menjadi bagian dari kelompok pengajian yang menerima bantuan pada masa kampanye. Ia menuliskan bahwa kelompok pengajiannya disebut memperoleh bantuan sebesar Rp300 ribu per orang.

Namun menurut pengakuannya, dana tersebut tidak diterima sepenuhnya oleh anggota karena sebagian diminta kembali oleh seseorang yang disebutnya sebagai ketua pengajian.

Ia juga mengklaim hanya menerima seragam dengan nilai yang menurutnya jauh di bawah jumlah bantuan yang dijanjikan. Lebih lanjut, akun tersebut menulis bahwa informasi tersebut diketahuinya dari salah satu pengurus pengajian yang masih memiliki hubungan keluarga dengannya. Pernyataan tersebut merupakan klaim pribadi yang belum dapat diverifikasi.

Komentar tersebut kemudian mendapat tanggapan dari akun Hariyanto yang mempertanyakan mengapa persoalan tersebut baru menjadi perhatian publik sekarang. Ia menulis, “Kok nggak diviralkan waktu itu?”

Komentar lain datang dari akun Usman Athok yang menilai cerita yang disampaikan akun Sutinah terdengar meyakinkan. Namun ia tidak menyertakan bukti maupun informasi tambahan yang dapat menguatkan dugaan tersebut.

Sementara itu, akun Herry Blink mempertanyakan apakah sosok yang dimaksud dalam unggahan adalah seseorang bernama Gatot Sarwo. Pertanyaan tersebut tidak mendapat jawaban yang memastikan identitas orang yang dimaksud.

Di sisi lain, akun Widodo Wahyudi menuliskan komentar bernada sindiran. Ia menyebut pernah mendengar pernyataan bahwa apabila tuduhan tersebut terbukti maka pihak yang bersangkutan siap menerima konsekuensi berupa pemecatan. Namun, komentar tersebut juga tidak disertai sumber resmi.

Akun Solihin turut memberikan pendapatnya. Menurutnya, ada pihak yang diduga mencoba memanfaatkan peluang dari program MBG untuk memperoleh keuntungan pribadi. Pernyataan tersebut merupakan opini pribadi dan tidak disertai bukti.

Masih dalam kolom komentar, akun Hariyanto kembali meminta agar apabila kasus tersebut benar-benar telah menjadi pemberitaan dan masuk ranah hukum, identitas pihak yang dimaksud beserta asal partainya dijelaskan secara terbuka sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia menilai pemberitaan akan lebih jelas apabila disertai informasi resmi.

Sementara itu, akun Yantok menuliskan tuduhan mengenai rekam jejak seseorang yang disebutnya telah melakukan tindakan serupa sejak bekerja di sebuah perusahaan. Akan tetapi, komentar tersebut langsung dibantah oleh akun Mamiasa Rahayu yang menyebut akun tersebut sebagai akun palsu.

Tanggapan lain juga datang dari akun M Nanang Hanafi yang mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam mempercayai komentar di media sosial karena berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

Akun Gibran Sakti menilai unggahan tersebut perlu disampaikan secara lebih jelas agar apabila memang terdapat korban lain, masyarakat dapat lebih waspada. Sedangkan akun Galena Galena mempertanyakan asal partai politik dari sosok yang dimaksud dalam unggahan.

Beragam komentar tersebut menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap dugaan penyalahgunaan nama program MBG. Di sisi lain, tidak sedikit warganet yang mengingatkan pentingnya mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menyerahkan proses pembuktian kepada aparat penegak hukum.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polres Lumajang maupun pernyataan dari pihak yang disebut dalam unggahan mengenai dugaan tersebut. Karena itu, seluruh informasi yang beredar di media sosial masih berupa klaim dan pendapat para pengguna yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Masyarakat diimbau agar berhati-hati apabila ada pihak yang mengatasnamakan program pemerintah dengan meminta sejumlah uang atau investasi. Apabila menemukan dugaan tindak pidana, warga disarankan segera melapor kepada aparat penegak hukum disertai bukti-bukti yang dimiliki agar dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku. (Azis/Septa)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Soroti Proyek Ayam Ras Ngusikan, Risiko Lingkungan Jadi Perhatian

    Warga Soroti Proyek Ayam Ras Ngusikan, Risiko Lingkungan Jadi Perhatian

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 91
    • 0Komentar

      JOMBANG, RI – Rencana pembangunan proyek pembibitan ayam ras berskala besar di Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, memunculkan tanda tanya serius terkait tata kelola lingkungan dan pengawasan perizinan. Proyek yang digarap PT Sapta Karya Megah (SKM) itu direncanakan berdiri di atas lahan lebih dari 18 hektare yang meliputi dua desa, Ngusikan dan Manunggal, dengan kondisi […]

  • Musrenbang RKPD 2026 dan Forum Konsultasi Publik Digelar, Kolaborasi untuk Jombang Maju dan Sejahtera

    Musrenbang RKPD 2026 dan Forum Konsultasi Publik Digelar, Kolaborasi untuk Jombang Maju dan Sejahtera

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 328
    • 0Komentar

    JOMBANG,RI-Pembangunan Kabupaten Jombang memerlukan kontribusi semua pihak. Demi kemajuan Jombang, diselenggarakan Musrenbang RKPD tahun 2026 dan Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jombang Tahun 2025-2030 di Aula Bung Tomo pada Rabu (12/03/2025). Bupati Jombang Warsubi S.H., M.Si, hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Yuliati Nugrahani Warsubi. Tampak hadir Wakil Bupati Jombang […]

  • Babinsa Kodim 0819/Pasuruan Laksanakan Penyemprotan Disinfektan Secara Cepat, Tepat Dan Terukur

    Babinsa Kodim 0819/Pasuruan Laksanakan Penyemprotan Disinfektan Secara Cepat, Tepat Dan Terukur

    • calendar_month Jumat, 19 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Salah satu bentuk kepedulian seorang Babinsa terhadap kondisi kesehatan warganya ditengah masa pandemi virus Corona selain memberikan himbauan tentang Protokol Kesehatan juga dilakukan berbagai upaya lain diantaranya penyemprotan disinfektan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Serda Sunyoto Personel Koramil 19/Prigen selaku Babinsa bersama Satgas Covid-19 Pemerintahan Desa Bulukandang melaksanakan penyemprotan Disinfektan di Dusun […]

  • Dua Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Tim Resmob Tansa Trisna Polres Mojokerto Kota

    Dua Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Tim Resmob Tansa Trisna Polres Mojokerto Kota

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 360
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Sempat jadi Buronan di Surabaya, Pelaku curanmor berhasil diamankan Tim Resmob Tansa Trisna Polres Mojokerto Kota di Wilayah Kota Mojokerto Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri S.I.K., M.H yang Melalui oleh Kasat Reskrim AKP Rudy Zaeni dan didampingi oleh Kasihumas IPDA Agung Suprihandono Kota menggelar ungkap kasus curanmor di Lapangan Patih […]

  • Satresnarkoba Polres Sumenep Kembali Mengungkap Kasus Narkoba Jenis Sabu Di Desa Dasuk Laok

    Satresnarkoba Polres Sumenep Kembali Mengungkap Kasus Narkoba Jenis Sabu Di Desa Dasuk Laok

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 255
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Dari hasil laporan masyarakat bahwa Tersangkah atas nama Sahrawi bin Sadikun, pria kelahiran Sumenep 19 Juni 1963, beragama Islam, yang sehari-hari bekerja sebagai Tani merupakan warga Dusun Barakma Desa Dasuk Laok Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Minggu (14/02/2021). Ada laporan dari masyarakat bahwa di Rumah Terlapor seringkali dijadikan tempat transaksi […]

  • Gelorakan Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolresta Sidoarjo Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih dan Baksos

    Gelorakan Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolresta Sidoarjo Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih dan Baksos

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 255
    • 0Komentar

    SIDOARJO – RI, Sebanyak 5.000 bendera merah putih dari Kapolresta Sidoarjo dibagikan Bhabinkamtibmas di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. Secara serentak gerakan menggelorakan semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun, dilakukan untuk mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. Tidak hanya membagikan bendera merah putih, di tengah masa pandemi yang masih melanda kita, pada kesempatan ini Kapolresta Sidoarjo Kombes […]

expand_less