Kunjungan Gubernur Jawa Timur di Gerai Sembako Koperasi Merah Putih Kelurahan Miji Kota Mojokerto
- account_circle Pom py
- calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
- visibility 192
- print Cetak

Foto Gubernur beserta Walikota Mojokerto dalam kunjungan di Kelurahan Miji Kecamatan Kranggan. (adv-kom)
Kota Mojokerto, RI – Dalam upaya mendukung Program Presiden Prabowo Subianto, pada hari ini minggu 20 Juli 2025, Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa beserta rombongan melakukan kunjungan di Kelurahan Miji Kota Mojokerto.
Dengan melalui pembentukan Koperasi Merah Putih menjadi peluang besar bagi masyarakat berbasis gotong royong, untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.
Khofifah meninjau langsung kegiatan operasional Koperasi Merah Putih Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto.
Kofifah Indar Parawansa beserta rombongan disambut hangat saat melakukan peninjauan langsung ke gerai koperasi untuk melihat fasilitas dan produk unggulan yang ditawarkan kepada masyarakat.
Dalam kunjungannya, ia memuji sinergi yang terjalin baik antara pemerintah kota, Koperasi Merah Putih, Pertamina, ESDM, dan Bulog.
“Terima kasih Bu Wali, Pak Lurah, pengurus koperasi, dan tim Bulog, Pertamina, ESDM. Ini luar biasa, sinergi dari berbagai pihak ini penting untuk menjamin ketersediaan stok, agar tidak ada kekosongan barang,” tutur Khofifah.
Ia juga menekankan bahwa koperasi bukanlah pesaing pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), melainkan mitra strategis dalam memperkuat ekonomi di tingkat kelurahan.
Keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan justru dapat memperluas akses pasar bagi masyarakat tanpa mematikan usaha kecil yang sudah ada.
Gubernur Khofifah dalam kesempatannya menjelaskan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih tidak boleh dipandang sebagai ancaman atau pesaing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Akan tetapi justru Koperasi Merah Putih ini merupakan mitra bagi Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), bukan competitor bagi Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan selalu mendukung, bukan menyaingi, oleh karena itu tidak boleh ada keresahan bagi pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang lokasinya dekat dengan koperasi merah putih” tegasnya
Juga ditekankan bahwa keberadaan koperasi ini kedepannya menjadi agen yang dapat menjadi pemacu sinergi dan kolaborasi dengan Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Menurutnya, kolaborasi semacam ini sangat penting agar koperasi merah putih bisa menjadi pendorong untuk meningkatan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Dan ditegaskan kembali bahwa Koperasi Merah Putih, termasuk yang ada di Kota Mojokerto ini, adalah ‘putra’ dari UMKM. Bukan kompetitor, tapi bagian dari ekosistem yang sama. Tidak perlu ada keresahan dari pelaku UMKM sekitar. Justru ini harus dilihat sebagai peluang untuk berkembang Bersama.
Koperasi ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan taraf hidup melalui usaha bersama dan pengelolaan yang berkelanjutan ujarnya. (adv-kom)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar