Breaking News
light_mode
Trending Tags

Penggunaan Google Form Dalam Penilaian Matematika Di Masa Pandemi Covid-19

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
  • visibility 392
  • print Cetak

PEKALONGAN – RI, Penilaian dalam suatu pembelajaran sudah lazim dilakukan di setiap Kompetensi Dasar yang sudah selesai diajarkan. Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar Peserta Didik.

Berdasarkan PP Nomor 32 tahun 2013 tentang perubahan atas PP Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional pendidikan bahwa penilaian pendidikan pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah terdiri atas, penilaian hasil belajar oleh Pendidik, penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan dan penilaian hasil belajar oleh Pemerintah.

PP Nomor 32 tahun 2013 menjelaskan bahwa penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan belajar dan perbaikan hasil belajar Peserta Didik secara berkelanjutan yang digunakan untuk menilai pencapaian kompetensi Peserta Didik, bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan memperbaiki proses pembelajaran. Penilaian dilakukan guna mengukur tingkat penguasaan siswa terhadap materi disetiap Kompetensi Dasar yang diajarkan. Penilaian juga digunakan untuk mengukur tingkat ketuntasan penguasaan siswa terhadap suatu pelajaran.

Pada masa pandemi Covid-19 ini, ada beberapa penilaian yang bisa dilaksanakan tanpa menghadirkan Peserta Didik ke Sekolah, diantaranya adalah Penilaian Harian, Penilaian Tengah Semester (PTS), Penilaian Akhir Semester atau Akhir Tahun (PAS/PAT). Penilaian tersebut dapat dilakukan dengan cara Online atau Dalam Jaringan (Daring). Meskipun penilaian dilakukan secara Online, tetapi tetap memperhatikan kaidah-kaidah penilaian yang berlaku. Bentuk soal pada penilaian secara Online ini sama dengan penilaian tatap muka, sehingga seperti menggantikan fungsi kertas saja ke dalam aplikasi. Penilaian secara Online yang dilakukan saat pandemi ini menurut penulis sangat sesuai guna menghindari interaksi antar Peserta Didik secara langsung yang mungkin dapat menyebabkan menyebarnya virus Corona.

Salah satu layanan aplikasi yang biasa digunakan dalam proses penilaian adalah Google Form. Google Form merupakan salah satu layanan dari Google yang memudahkan kita dalam membuat survey, tanya jawab secara langsung dengan fitur formulir online yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu Google Form biasa digunakan untuk beberapa hal seperti membuat kuisioner, membuat quick count pendapat, membuat soal penilaian, membuat fomulir pendaftaan online. Dalam penggunaan Google Form, Pengguna juga membutuhkan layanan Google yang lain diantaranya Google Drive, Google Mail, Google Doc dan layanan lainnya karena google form tidak dapat berdiri sendiri dalam penggunaanya. Keunggulan dari Google Form ini adalah pengguna bisa langsung tahu jawabannya termasuk penskoran dalam penilaian. Sehingga Google Form sangat membantu dalam penilaian terutama pada Mata Pelajaran Matematika di masa pandemi Covid-19 ini.

Langkah pertama yang harus dilakukan Guru dalam membuat soal di Google Form adalah menyiapkan soal yang akan digunakan. Soal yang dapat langsung di dibuat agar diketahui penskoranya adalah soal pilihan ganda. Selanjutnya memilih jenis soal dan model jawaban yang akan dikerjakan Peserta Didik. Soal yang sudah disiapkan dapat diketik dahulu pada Microsoft Word, Google Doc kemudian dikopikan semuanya ke Google Form atau dapat diketikkan langsung pada kolom isian pada Google Form.

Selesai mengetik soal, langkah selanjutnya adalah memilih model jawaban, memasukkan kunci jawaban, menyeting tampilan menjadi sebuah kuesioner, menyeting password jika akan digunakan dan memilih fitur – fitur lain yang diperlukan pada layanan Google Form.

Disini biasanya dibutuhkan layanan aplikasi lain yang diperlukan seperti snipping tool untuk mengedit soal yang berupa gambar atau rumus-rumus matematika agar dapat masuk. Jika semua sudah selesai maka tinggal mengkopikan link Google Form dan menyebarkannya ke Peserta Didik yang akan melakukan penilaian. Untuk menyebarkan link penilaian Matematika menggunakan Google Form dapat melalui layanan WhatsApp Group atau Google Clasroom. Peserta Didik dapat mengerjakan menggunakan Handphone, Laptop atau PC yang sudah terkoneksi jaringan internet dengan mengklik link yang dibagikan Guru.

Ketika Peserta Didik selesai mengerjakan sesuai waktu yang ditentukan, sekarang saatnya Pendidik membuka Google Form untuk melihat hasil skor pekerjaan Peserta Didik. Dalam melihat skor jawaban Peserta Didik yang sudah terkirim, Pendidik memerlukan layanan E-mail, spreadsheet dan Google Drive yang sudah terinstal. Jika layanan tersebut sudah semua, maka Pendidik tinggal membuka, menampilkan dan menganalisis hasil penilaian, karena jawaban sudah otomatis terkoreksi oleh sistem.

Dari pengalaman yang sudah dialami Penulis, maka Penulis berpendapat bahwa Google Form dengan berbagai kelebihan dan kekuranganya sangat cocok dan membantu dalam penilaian Matematika dan mata pelajaran lain di masa pandemi Covid-19. Layanan Google Form ini cukup mudah dan praktis digunakan dalam penilaian. Namun demikian, layanan Google Form harus didukung oleh layanan aplikasi yang lain, karena tidak dapat berdiri sendiri.

disusun oleh : Sri Wiyanti, S.Pd

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pasuruan menyerahkan bukti LKPJ 2025 ke Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan

    Bupati Pasuruan menyerahkan bukti LKPJ 2025 ke Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI – Sidang Paripurna dengan agenda pembacaan LKPJ Tahun 2025 oleh Bupati Pasuruan berlangsung di ruang rapat Paripurna gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, 30/03/2026 Acara tersebut dihadiri para undangan jajaran Forkopimda juga organisasi kemasyarakatan. Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dalam membacakan LKPJ 2025 memaparkan berbagai capaian selama satu tahun kepemimpinannya di Kabupaten Pasuruan. Capaian mulai dari pembangunan […]

  • Polres Sumenep Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di 11 TKP, 4 Tersangka Berhasil Diamankan

    Polres Sumenep Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di 11 TKP, 4 Tersangka Berhasil Diamankan

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 334
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI – Polres Sumenep, Madura Jawa Timur, berhasil ungkap kasus pencurian sepeda motor di 11 TKP dan empat tersangka berhasil diamankan. Senin ( 27/02/2023 ) Pengungkapan tersebut dipimpin langsung oleh KBO Reskrim Polres Sumenep Iptu Agus Rusdiyanto bersama dengan Kanit Resmob Ipda Sirat, SH. Kasus Curanmor tersebut Berdasarkan LP Polres Sumenep diantaranya Laporan Polisi Nomor […]

  • Oktoris Chandra : Segera Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Foodcourt Tanjungpandan

    Oktoris Chandra : Segera Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Foodcourt Tanjungpandan

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Belitung, RI – Sebagai pemerhati pembangunan di Belitung, Cacan sapaan akrab Oktoris Chandra meminta penegak hukum segera selidiki dugaan korupsi proyek pembangunan Foodcourt Tanjungpandan, Kabupaten Belitung yang telah berakhir pada Desember 2023 lalu. Ketika dikonfirmasi awak media, Senin (5/8), Cacan sampaikan sebagai masyarakat Belitung sangat miris mendengar penjelasan dari Kadis (DKUKMPTK), Syamsudin kepada beberapa media […]

  • GAPEMBI Siap Bersinergi dengan Pemkot Probolinggo Sukseskan Makan Bergizi Gratis

    GAPEMBI Siap Bersinergi dengan Pemkot Probolinggo Sukseskan Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Upaya memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Probolinggo terus dilakukan. DPC GAPEMBI Kota Probolinggo menggelar audiensi bersama Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin untuk menyampaikan sejumlah masukan dan persoalan yang dihadapi mitra pelaksana program MBG di lapangan. Juma’at (21/08/2026) Audiensi tersebut dihadiri langsung Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sekda Kota […]

  • Ketua Laskar Merah Putih Indonesia Dan Ketua Paguyuban Simongklang Berkomentar Atas Kejadian Kasus OTT

    Ketua Laskar Merah Putih Indonesia Dan Ketua Paguyuban Simongklang Berkomentar Atas Kejadian Kasus OTT

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 726
    • 0Komentar

    PEMALANG – RI, Imam Wibowo adalah Kepala Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang sekaligus sebagai Ketua Paguyuban Simongklang berkomentar atas kejadian OTT yang dilakukan oleh Oknum Wartawan. Ketua Simongklang berkomentar atas kejadian pemerasan yang dilakukan oleh 4 Oknum Wartawan, (26/06/2020). Beliau sangat menyayangkan ada kejadian seperti itu, seharusnya apabila ada indikasi kesalahan seharusnya langsung di […]

  • Kapolres Kubu Raya: Nol Toleransi untuk Praktik Kecurangan di SPBU

    Kapolres Kubu Raya: Nol Toleransi untuk Praktik Kecurangan di SPBU

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 304
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI – Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat atau konsumen dari praktik kecurangan di SPBU di wilayah hukumnya. Kapolres meminta pengelola SPBU untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan konsumen atau terlibat dalam praktik kecurangan. Dalam upaya mengantisipasi praktik kecurangan di SPBU, Kapolres Kubu Raya memerintahkan jajaran untuk melakukan […]

expand_less