Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polres Pasuruan Kota Tetapkan 4 Tersangka Peristiwa Ledakan Bom Bondet

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
  • visibility 266
  • print Cetak

PASURUAN – RI, Polres Pasuruan Kota tetapkan 4 tersangka, perakit dan penjual bom ikan yang telah menewaskan dua orang warga Pasuruan. Hal ini disampaikan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, bersama Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo, dan Kasat Reskrim serta Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, saat jumpa pers, pada Rabu (15/9/2021), di Joglo Parama Satwika Polres Pasuruan Kota.

Terkait insiden meledaknya bom ikan yang terjadi di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan Pasuruan. Polres Pasuruan kota telah menetapkan 4 tersangka yang terlibat dalam kejadian meledaknya bom ikan terjadi pada Sabtu pagi lalu. Yakni Abdul Hofar (43) dan ayahnya, Mat Sodiq yang meninggal dunia di TKP serta istri Hofar dan Abdul Rozak.

Khusus untuk istri Hofar, polisi menetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti terlibat dalam pembuatan detonator untuk bom ikan, sejak satu tahun lalu. Begitu pula dengan AR yang mengaku telah membantu memproduksi detonator dari dua bulan lalu.

“Sampai saat ini kita tetapkan 4 orang tersangka. Dua orang yang meninggal di lokasi kejadian, dan dua lagi yakni IF dan AR. IF ini istri tersangka yang sudah membantu membuat detonator sejak setahun terakhir dan AR yang ikut membantu  dalam waktu 2 bulan untuk membuat rakitan detonator,” tandasnya Kapolres Pasuruan Kota.

Kapolres menambahkan, selama membuat detonator, keempat tersangka saling bekerja sama. Terlebih untuk menyembunyikan aktifitas dalam merakit bom ikan, agar tak diketahui tetangga yang lain. Motifnya pun, AKBP Arman menilai sebagai alasan klasik, yakni urusan ekonomi atau untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Sementara, Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo memaparkan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), didapatkan adanya satu lubang bekas titik pusat ledakan dengan ukuran diameter ± 50 cm, dan kedalaman ± 7 cm, Postitif mengandung Lead Azida Pb(N3)2.

“Ditemukan Ratusan casing detonator yang terbuat dari aluminium dengan panjang rata-rata ± 58,2 mm dan diameter rata rata ± 7,2 mm. Barang bukti serbuk warna putih yang positif mengandung Pentaerytritol tetranitrate (PETN) dan Potassium Chlorat (KClO3) serta Barang bukti serbuk warna putih kekuningan yang positif mengandung Trinitro toluena (TNT),” paparnya Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo.

Lebih lanjut Kombes Pol Sodiq menjelaskan, PETN (Pentaerytritol tetranitrate), Potassium Chlorat (KCO3), TNT (Trinitro toluena ), Lead azide Pb(N3)2 ini termasuk termasuk jenis  bahan peledak high explosive, sedangkan untuk Potassium Chlorat (KClO3) ini termasuk jenis  bahan peledak  LOW EXPLOSIVE.

“Di TKP ditemukan adanya bahan pembuatan detonator rakitan. Antara lain, selongsong atau casing detonator, ayakan, kapas dan tampah di area pusat ledakan. Lead azide Pb(N3)2 termasuk jenis bahan peledak high explosive yang sangat sensitif terhadap tekanan, gesekan, guncangan dan nyala api. Salah satu isian detonator Lead azide (Pb(N3)2), termasuk bahan peledak jenis high explosive,” jelasnya.

Kombes Pol Sodiq menuturkan, proses terjadinya ledakan secara teknis dapat berasal dari adanya perlakuan panas terhadap campuran bahan peledak isian detonator rakitan, dimana sumber dapat berasal dari Impack, Friksi, Tekanan, nyala api atau jatuh saat pemindahan, pergeseran dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

“Jenis bahan peledak yang digunakan sebagai bahan isian detonator rakitan, terdiri dari campuran bahan peledak Low explosive KClO3 (Kalium Klorat) dan High explosive, TNT (Tri Nitro Toluena), PETN (Pentaerythriol tetranitrate) dan Lead azide (Pb(N3)2),” tutur Kabidlabfor Polda Jatim.

Kini polisi terus melakukan pengembangan terkait ledakan bom bondet ini, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, Polda Jatim telah membentuk tim untuk menelusuri asal usul bahan peledak.

“Polda Jatim telah membentuk tim, untuk menelusuri asal usul bahan kimia yang didapatkan para pelaku,” ucapnya. (Mjb / Red Humas)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libatkan Pasukan Asmaul Husna, Polresta Malang Kota Kawal Aksi BEM Kota Malang

    Libatkan Pasukan Asmaul Husna, Polresta Malang Kota Kawal Aksi BEM Kota Malang

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 243
    • 0Komentar

    MALANG – RI, Ada yang menarik dalam aksi demo yang dilaksanakan oleh Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) di Kota Malang Jawa Timur kemarin,Selasa (12/4/22). Kehadiran pasukan Asmaul Husna gabungan personel Polresta Malang Kota, Korem 0833 BDJ dan Dishub Kota Malang yang melantumkan Asmaul Husna dan ayat suci Al Quran mampu mendinginkan suasana. “Pasukan ini sengaja di […]

  • Pendidik Dan Konselor Sebaya, Sebagai Agen Perubahan Remaja Nganjuk. Kang Marhaen: Pendidik Dan Konselor Sebaya Harus Menjadi Pemain Watak Yang Positif

    Pendidik Dan Konselor Sebaya, Sebagai Agen Perubahan Remaja Nganjuk. Kang Marhaen: Pendidik Dan Konselor Sebaya Harus Menjadi Pemain Watak Yang Positif

    • calendar_month Jumat, 20 Mei 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 389
    • 0Komentar

    NGANJUK – RI, Pada usia remaja seringkali kita menemukan permasalahan yang berkaitan dengan mental dan sosial. Melalui konselor sebaya, para remaja di Kabupaten Nganjuk yang memiliki masalah bisa mendapatkan bantuan konseling dan solusi dari teman sebaya mereka. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), mengadakan pelatihan pendidik sebaya […]

  • Pemdes Ngasinan Ponorogo Terus Kembangkan Destinasi Wisata Religi Ki Ageng Nur Salim

    Pemdes Ngasinan Ponorogo Terus Kembangkan Destinasi Wisata Religi Ki Ageng Nur Salim

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 836
    • 0Komentar

    Ponorogo,RI.Desa Ngasinan, yang terletak di kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, tengah giat mengembangkan potensi wisata religinya. Pemerintah Desa (Pemdes) Ngasinan tidak hanya memperhatikan, tetapi juga secara aktif membangun dan memperbaiki sarana prasarana untuk mendukung sektor wisata tersebut. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian lokal, terutama bagi masyarakat Desa Ngasinan. Peziarah dari Desa Janti, […]

  • Kunjungan Walikota Mojokerto, Terhadap Warga Isoman Yang Terpapar Covid-19

    Kunjungan Walikota Mojokerto, Terhadap Warga Isoman Yang Terpapar Covid-19

    • calendar_month Rabu, 14 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 275
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Data yang masuk pada aplikasi Gayatri per 12 Juli 2021 sebanyak 150 rumah warga yang tengah melakukan Isolasi Mandiri. Dan dari 150 rumah tersebut terdapat  46 anak-anak. Inilah yang disampaikan oleh Wali Kota Mojokerto “Ika Puspitasari” usai mengunjungi warga yang tengah melakukan Isolasai Mandiri di Kelurahan Wates, Kelurahan Kedundung dan Kelurahan Gunung […]

  • Solidaritas di Tengah Musibah, TNI-Polri Bersama Warga Bersihkan Sisa Reruntuhan

    Solidaritas di Tengah Musibah, TNI-Polri Bersama Warga Bersihkan Sisa Reruntuhan

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 408
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI- Personel gabungan TNI-Polri bersama warga Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, bahu-membahu membersihkan puing-puing reruntuhan rumah warga yang terdampak ledakan pada hari Senin (13/01) lalu. Kegiatan gotong royong yang berlangsung pada Rabu (15/01/2025) siang ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak. Ledakan tersebut mengakibatkan kerusakan ringan pada atap genteng dan tembok di sembilan […]

  • Langkah Strategis Atasi Inflasi dan Penuhi Kebutuhan Pangan

    Langkah Strategis Atasi Inflasi dan Penuhi Kebutuhan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    CIMAHI,RI– Dalam upaya menanggulangi inflasi dan meningkatkan ketahanan pangan, Pemerintah Kota Cimahi secara resmi meluncurkan Gerakan Tanam Cabai (GERTAM PARTI) di lahan pertanian RW 21, Kelurahan Cipageran. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lahan yang ada serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan cabai dari luar daerah. Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menjelaskan bahwa GERTAM PARTI […]

expand_less