Breaking News
light_mode
Trending Tags

Proyek Aspal Lapen Desa Petahunan Rampung, Jalan Tumbuh Subur dengan Rumput

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 322
  • print Cetak

LUMAJANG,RI- Proyek Aspal Lapen menggunakan Anggaran Dana Desa (DD) di Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang rampung dikerjakan, namun aneh tapi nyata jalan yang seharusnya halus dan rata malah tambah subur ditumbuhi rumput.

Proyek Aspal Lapen tersebut memiliki volume 345 Meter x 3 Meter yang berlokasi di Dusun Krajan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2025 senilai Rp 193.061.000,- yang sebelumnya juga ada pengerasan jalan juga menggunakan anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2024 senilai Rp 80.000.000,- sesuai prasati yang terpasang.

Sesuai prasasti yang ada di lokasi proyek tersebut dikerjakan oleh Tim Pelaksana Desa Petahunan, namun nyatanya tidak demikian Ketua Tim Pelaksana tidak mengetahui hal tersebut sama sekali.

Saat dikonfirmasi Ketua Tim Pelaksana tidak banyak kata hanya menyampaikan hubungi Kepala Desa lebih enak.

“Saya tidak tahu kalau yang itu, ke pak inggi (Pak Kades) saja lebih enak”, ucap Ketua Tim Pelaksana.

Dilain waktu dan tempat berbeda Kampung Krajan saat awak media hubungi melalui via seluler juga menyampaikan yang sama tidak tahu sama sekali dan hubungi Kepala Desa saja lebih jelas.

“Iya ikut Dusun Krajan saya tidak tahu masalah timlak apapun, cuma tahu kalau 2025 mau dikerjakan dan hanya ditelpon untuk pemilik tebu suruh pemberitahuan”, ucap Agus Kampung Krajan, 04/06/2025.

Disinggung berapa anggaran dan volume proyek aspal tersebut Agus Kampung Krajan, “Saya tidak tahu mas berapa biayanya dan saya tidak berkecimpung di proyek, kan diprasasti sudah ada dan lebih jelas tanya pak kades”, imbuhnya.

Dihari yang sama Sentot yang pernah mengerjakan pemadatan jalan sebelum di aspal berhasil awak media konfirmasi dan rupanya tidak mengerjakan aspal tersebut.

“Kalau makadamnya (Pemadatan) saya yang ngerjakan, tapi saya hanya biaya kerja permeter 15.000, kalau semuanya saya tidak tahu coba tanyakan Timlaknya Sula,” terang Sentot.

Dari temuan inverstigasi di Desa Petahunan dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan Kepala Desa sangat kuat karena semua pembiayaan, belanja material juga dikendalikan oleh Kepala Desa. (Mas)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Sinergi TNI dan Pemkab Gresik Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit

    TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Sinergi TNI dan Pemkab Gresik Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 21
    • 0Komentar

    TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Sinergi TNI dan Pemkab Gresik Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit Gresik, RI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik resmi ditutup, Kamis (22/05). Selama 30 hari pelaksanaan, kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Gresik, Polri, serta masyarakat berhasil menuntaskan seluruh […]

  • Sumpah Amukti Bervespa, Komitmen Menjaga Kebersamaan, Menghargai Perbedaan

    Sumpah Amukti Bervespa, Komitmen Menjaga Kebersamaan, Menghargai Perbedaan

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Perayaan Hari Kemerdekaan ke-79 RI di Kota Mojokerto semakin seru dengan Sumpah Amukti Bervespa. Ratusan pecinta vespa konvoi bersama Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro, jajaran Forkopimda Kota Mojokerto. Candi Wringin Lawang, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto yang diyakini sebagai pintu masuk Ibu Kota Majapahit menjadi titik start konvoi vespa yang […]

  • Warkop Stasiun Hadir di Jombang: Tempat Nongkrong 24 Jam dengan Ragam Menu Lezat

    Warkop Stasiun Hadir di Jombang: Tempat Nongkrong 24 Jam dengan Ragam Menu Lezat

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    JOMBANG,RI— Pilihan kuliner di Kabupaten Jombang semakin bertambah dengan hadirnya Warkop Stasiun, tempat nongkrong baru yang menawarkan beragam makanan dan minuman kekinian dengan harga terjangkau. Berlokasi di Jalan Hasyim Ashari, selatan Stasiun Jombang, Geneng, Kelurahan Jombatan, Warung Stasiun hadir sebagai destinasi kuliner yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Menariknya, Warkop Stasiun buka 24 jam nonstop, […]

  • Jejak Dasep Ahmadi dan Ambisi Evina: Menenun Kembali Mimpi Mobil Nasional

    Jejak Dasep Ahmadi dan Ambisi Evina: Menenun Kembali Mimpi Mobil Nasional

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    JAKARTA, RI – Di balik hiruk-pikuk industri otomotif yang didominasi raksasa global, terselip sebuah nama yang membawa harapan besar bagi kemandirian teknologi Indonesia: Dasep Ahmadi. Ia bukanlah sosok yang mengejar panggung popularitas, melainkan seorang pengusaha visioner yang mendedikasikan langkahnya untuk membangkitkan kembali ruh mobil nasional yang telah lama mati suri. Melalui bendera PT SAP, Dasep […]

  • KECAMATAN PRAJURIT KULON MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H

    KECAMATAN PRAJURIT KULON MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Post Views: 440

  • Petugas Kebersihan Musholla di Gelora Kraksaan Kehilangan Lahan Kerja Parkir, Sebut Ada Pihak Mengatasnamakan Ormas

    Petugas Kebersihan Musholla di Gelora Kraksaan Kehilangan Lahan Kerja Parkir, Sebut Ada Pihak Mengatasnamakan Ormas

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Seorang petugas kebersihan yang sehari-hari bekerja di sebuah musholla dan di Stadion Gelora Kraksaan bernama Pak Da mengaku kehilangan lahan mata pencaharian setelah area parkir yang biasa ia kelola didatangi oleh sekelompok orang yang disebut warga mengatasnamakan sebuah organisasi masyarakat. Petugas tersebut selama ini membersihkan musholla, mencuci sarung, dan mukena, merawat milik musholla, serta […]

expand_less