Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sugianto Belum ditangkap, Ketiga Kepala Desa akan Ditetapkan Sebagai Tersangka

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
  • visibility 378
  • print Cetak

Sumenep, RI – Polda Jatim telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah asset milik H. Sugianto, baik yang ada di Kab. Sumenep maupun diluar madura.

Jadi, satu persatu kekayaannya telah disita, pasca ditetapkannya sebagai Daftar pencarian orang (DPO) sejak tertanggal 29 Januari 2024.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Jatim Corruption watch (JCW) Jawa Timur, DR.HM.Sajali, SH, MM,Ph.D, CPCLE, kepada Awak Media Jumat ( 08 / 03 / 2024 )

Namun, kata Sajali, meski pihak Polda telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah asset milik H. Sugianto, kabar tentang keberadaan Direktur PT. Sinar Megah Indah Persada itu belum ditemukan sampai saat ini. Tegasnya

” Jadi, kita juga dituntut untuk menyampaikan informasi terkait keberadaan H. Sugianto, agar segera ditangkap, karena sangat meresahkan dan merugikan masyarakat banyak”

seharusnya, kata dia, H. Sugianto itu bersedia menghadapi delik perkara hukumnya dan mempertanggungjawabkan perbuatannya, sebab, percuma menghindar karena pada akhirnya ketangkap juga. Tegasnya

Apalagi, sambungnya, pihaknya tidak sendirian dalam menjalani proses hukum, sebab, banyak oknom yang terlibat dalam permainan penggelapan tanah kas desa (TKD) milik desa se-kecamatan Talango kab. Sumenep. Jelasnya.

Selain itu, sambungnya, ada tiga pemerintahan desa yang diduga terlibat dalam permainan penggelapan tanah Kas Desa (TKD) yakni, kepala Desa Cabbiye, dan Kepala Desa Talango dan Kepala Desa Kolor baik yang sudah purna atau yang masih menjabat.

Ketiga kepala Desa itu harus segera ditetapkan sebagai tersangka sebagai pelaku yang ikut bermain atas penggelapan tanah kas desa (TKD) tersebut.

” Jadi, ketiga kepala Desa itu yakni kepala Desa Cabbiye, Kepala Desa Talango, dan Kepala Desa kolor harus segera dijadikan tersangka, karena setiap tahunnya terima uang dari H. Sugianto dari hasil penggelapan tanah kas desa (TKD) tersebut”

Jadi, sambungnya, alasan mentersangkakan tiga kepala desa itu karena terlibat dalam penggelapan tanah kas Desa, dan hal itu tak bisa dibohongi karena tanah percaton yang ada di Desa Kolor yang melekat di liter C itu sebagai dasar atas asset desa kepemilikan.

Makanya, kata dia, dugaan kuat tiga pemerintahaan desa itu harus diciduk dan ditetapkan sebagai tersangka, baik kepala Desa yang masih menjabat atau pun yang sudah purna karena terlibat dalam persekongkolan permainan licik H. Sugianto. Tudingnya

Untuk diketahui, Surat DPO dengan Nomor : DPO/1/1/res/3.5/2024 Direskrimsus yang dikeluarkan tertanggal 29 Januari 2024 sampai pada tanggal 22 Februari 2024 pihak Polda melakukan penyitaan terhadap sejumlah asset milik H. Sugianto. (TIM, PR – AR / Red)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less