Tingkatkan Kualitas Penglihatan Siswa, Pemkot Cimahi Gelar Gebyar Pemeriksaan Mata Gratis
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
- visibility 58
- print Cetak

Pemkot Cimahi Gelar Gebyar Pemeriksaan Mata Gratis
CIMAHI,RI– Pemerintah Kota Cimahi berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, TP PKK Kota Cimahi, Lions Club, dan RS Mata Cicendo menggelar “Gebyar Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis”, Senin (15/12/2025). Bertempat di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, kegiatan ini menyasar ribuan siswa sekolah dan masyarakat umum guna meningkatkan derajat kesehatan indra penglihatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program bakti sosial bertajuk “Gifts of Sight”. Program yang diinisiasi oleh TP PKK Provinsi Jawa Barat ini menargetkan pembagian 28.000 kacamata gratis bagi anak usia sekolah, kader, dan guru di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Kota Cimahi sendiri mendapatkan alokasi sekitar 1.000 kacamata gratis bagi penerima manfaat yang membutuhkan.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia, Yudisthira, S.E., Ak., CA memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, khususnya komunitas dan organisasi yang konsisten mendukung program pemerintah melalui kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus berjalan beriringan dengan pembangunan fisik.
“Pembangunan infrastruktur seperti jalan dan drainase akan sia-sia jika SDM-nya tidak diperhatikan. Kunci pembangunan ada pada keluarga, dan peran ibu sangat vital dalam membentuk karakter serta kesehatan generasi penerus,” ujar Adhitia.
Ia juga menyoroti tantangan kesehatan mata di era digital. Paparan gawai (gadget) sejak dini, sinar ultraviolet, serta degradasi lingkungan menjadi faktor utama meningkatnya gangguan penglihatan pada anak.
“Gangguan penglihatan yang tidak tertangani dapat menghambat proses belajar dan menurunkan kepercayaan diri anak. Pemeriksaan dini ini adalah langkah nyata kita menjaga masa depan mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dr. Indah Gilang Indira, melaporkan bahwa total peserta mencapai 1.110 orang. Rinciannya terdiri dari 400 siswa SD, 400 siswa SMP, 160 siswa SMA, serta 150 orang dari unsur kader PKK dan masyarakat umum.
Rangkaian pemeriksaan ini berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Desember 2025. Selain di Aula Pemkot, layanan juga tersebar di RS Cibabat, RS Dustira, dan Optik Raya untuk menjangkau lebih banyak peserta.
Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi, Fitriani Manan, menjelaskan bahwa proses diawali dengan screening ketat karena banyak masyarakat yang tidak menyadari adanya penurunan fungsi penglihatan.
“Banyak faktor pemicu, mulai dari usia hingga kebiasaan membaca di tempat redup. Bagi warga tidak mampu yang belum terakomodasi dalam kegiatan ini, jangan khawatir, karena Pemkot Cimahi sudah menjamin layanan kesehatan melalui skema Universal Health Coverage (UHC) dan BPJS Kesehatan,” jelas Fitriani.
Senada dengan hal tersebut, Ketua TP PKK Kota Cimahi, Midjiati Ningsih, memaparkan data keprihatinan terkait kesehatan mata pelajar di Cimahi tahun 2025. Tercatat gangguan penglihatan dialami oleh 13,90% siswa SD, 27,59% siswa SMP, hingga mencapai 33,96% pada jenjang SMA.
“Data ini menunjukkan urgensi pemeriksaan lanjutan. Melalui Gebyar ini, kita berharap anak-anak Cimahi mendapatkan penanganan yang tepat sehingga kualitas belajar mereka tetap optimal,” pungkasnya.
Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan APBD Kota Cimahi, Bank BJB, serta berbagai sponsor mitra pemerintah. R. Harry KP.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar