Breaking News
light_mode
Trending Tags

Viral di Media Sosial, PMI Jember di Dalam Peti Es di Vietnam, Disnaker Jember: Itu Hoax

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 296
  • print Cetak

JEMBER, RI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, melalui Dinas Tenaga Kerja Jember tidak tinggal diam terkait Berita PMI ( Pekerja Migran Indonesia) Jember ditemukan dalam peti es batu 2 X 24 jam dalam kondisi hidup. Drs. Suprihandoko, Kepala Disnaker Jember menegaskan bahwa Berita itu viral 2 minggu terakhir, pihaknya tidak tinggal diam, selain menunggu juga mengupayakan agar segera ditemukan.

“Saya ngambil langkah untuk kolaborasi dengan Dukcapil, bagaimana agar Dukcapil melakukan pengayaan penduduk Jember yang bernama Sri Wahyuni yang umurnya 27 tahun. Harapan kami, kalau sudah diketemukan, tim kami akan segera diturunkan,” terang Suprihandoko saat di ruang kerjanya, Rabu (14/5/2025).

Suprihandoko menyebut, pihaknya telah koordinasi dengan Dispendukcapil Jember dan bisa menemukan 5 nama keluarga.

“Alhamdulillah, kemarin Bu Dispendukcapil respon nya positif kemudian ditemukan ada 5 keluarga yang namanya Sri Wahuni bahkan ada 1 yang namanya Sri Wahyuningsih,” ujarnya.

Di tengah penelusuran nama Sri Wahyuni, Suprihandoko menerima kabar bahwa Kemenlu menyatakan video PMI yang viral di peti es 2 x 24 jam itu Hoaks.

“Ada hal yang menggembirakan, pagi ini saya terima kabar bahwa Kemenlu menyatakan tentang video yang viral di peti es 2 × 24 jam masih hidup, menurut Kemenlu, itu Hoaks,” ungkapnya.

Menurut Suprihandoko, berita itu Hoaks karena Kemenlu dan KBRI, baik di KBRI Phnom Penh dan KBRI Hanoi tidak ada laporan terkait kasus itu.

“Setelah dilakukan penelusuran oleh Kemenlu, akhirnya Kemenlu menyatakan berita itu Hoaks,” tegasnya.

Meski sudah dinyatakan Hoaks, Disnaker Jember menurut Suprihandoko tidak mendiamkan berita ini dan juga tidak tergesa- gesa dalam mencari Sri Wahyuni.

“Tim kami tetap, secara landai tidak tergesa- gesa untuk mendatangi nama- nama yang sudah di filter dari Dispendukcapil itu, Sri Wahyuni usia 27 tahun yang wajahnya mirip seperti di Medsos itu. Mudah-mudahan, Hoaks yang disampaikan Kemenlu itu betul-betul Hoaks yang bisa di uji kebenarannya,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Suprihandoko menghimbau pada calon PMI untuk memastikan memiliki kompetensi yang sudah standar, ada sertifikat dari BNSP. Urus persyaratan lainnya seperti paspor visa dan lain sebagainya.

“Pastikan anda kompeten, Pastikan tanda tangan kontrak terlebih dulu , proteksi BPJS Ketenagakerjaan dipastikan di bayar dan sebagainya sehingga nanti menjadi PMI yang betul-betul terhormat sebagai pahlawan devisa, tidak di cap sebagai pendatang haram. Sekali lagi, warga Jember yang ingin menjadi PMI, pastikan secara prosedural memiliki kompetensi dan profesional sesuai dengan pekerjaan yang di tuju.” Pungkasnya. (*)

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keberadaan Bumdes Aeng Tong Tong Diduga Jadi Bancaan Oknum, Tak Pernah Setor PAdes !

    Keberadaan Bumdes Aeng Tong Tong Diduga Jadi Bancaan Oknum, Tak Pernah Setor PAdes !

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI –  Badan Usaha Milik desa (BUMDES) Arya Pusaka, Desa Aeng Tong Tong Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep jadi sorotan Puplik, utamanya dilingkungan masyarakat setempat. Badan Usaha milik desa ini seharusnya menjadi sebagai motor penggerak Ekonomi di desa dan memberikan kontribusi PAdes ke desa, akan tetapi justru diduga tidak jelas pengelolaannya. Berdasarkan data yang dihimpun […]

  • Serah Terima Jabatan Walikota Dan Wakil Walikota Probolinggo Periode 2025-2030 Serta Rapat Paripurna Penyampaian Visi Dan Misi

    Serah Terima Jabatan Walikota Dan Wakil Walikota Probolinggo Periode 2025-2030 Serta Rapat Paripurna Penyampaian Visi Dan Misi

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 398
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Prosesi serah terima jabatan (sertijab) Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo periode 2025-2030 berlangsung khidmat di Paseban Sena, Kota Probolinggo, dengan dihadiri berbagai pejabat penting. Acara ini juga dirangkaikan dengan Rapat Paripurna Penyampaian Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo serta Press Release oleh Pemkot Probolinggo. Senin (03/03/2025). Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur […]

  • Hasil Sinergi Dengan Pemerintah Pusat, Groundbreaking Pembangunan Pompa Air Tenaga Surya 6,9 Miliar di Desa Pakpahan Kecamatan Onan Runggu Dimulai

    Hasil Sinergi Dengan Pemerintah Pusat, Groundbreaking Pembangunan Pompa Air Tenaga Surya 6,9 Miliar di Desa Pakpahan Kecamatan Onan Runggu Dimulai

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Hasil Sinergi Dengan Pemerintah Pusat, Groundbreaking Pembangunan Pompa Air Tenaga Surya 6,9 Miliar di Desa Pakpahan Kecamatan Onan Runggu Dimulai Samosir, RI. – Kepercayaan pemerintah pusat terhadap Kabupaten Samosir dalam mendorong pembangunan pertanian berkelanjutan kembali diwujudkan melalui pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Pakpahan, Kecamatan Onan Runggu, Sabtu, 3 Oktober 2026 dengan nilai […]

  • Puluhan Ribu Jamaah Haul KH Abdul Hamid Memadati Kota Pasuruan

    Puluhan Ribu Jamaah Haul KH Abdul Hamid Memadati Kota Pasuruan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Puluhan Ribu Jamaah Haul KH Abdul Hamid Memadati Kota Pasuruan   Pasuruan, RI — Puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah memadati Kota Pasuruan, Sabtu (22/8/2026), untuk mengikuti puncak peringatan Haul ke-45 Almaghfurlah KH Abdul Hamid bin Abdullah Umar. Kepadatan jamaah terlihat di kawasan Pondok Pesantren Salafiyah, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, yang menjadi pusat pelaksanaan haul. […]

  • ‘Berjuang di Negeri sendiri dari gadis sampe jadi nenek-nenek untuk mendapatkan Keadilan’ atas tanah warisan orangtuanya yang  ‘diklaim milik ‘Pemkab  Madiun dengan Modal “Hak Pakai” bukan “Hak Milik,”. 

    ‘Berjuang di Negeri sendiri dari gadis sampe jadi nenek-nenek untuk mendapatkan Keadilan’ atas tanah warisan orangtuanya yang  ‘diklaim milik ‘Pemkab  Madiun dengan Modal “Hak Pakai” bukan “Hak Milik,”. 

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Jakarta RI,- Tetap berjuang dan terus berjuang atas tanah warisan orangtuanya sendiri yang sebagian diduga ‘diserobot’oleh Pemkab Madiun dalam hal ini dinas Pendidikan dan Puskesmas di desa Purworejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun Jawa Timur.                          Dan meski sudah dipakai dan digunakan oleh Pemkab Madiun dengan gratis selama puluhan tahun tidak serta merta Ny Erni Biantari Ningsih […]

  • DPC PWO-IN PEKALONGAN RAYA ANJANGSANA KE KEJAKSAAN NEGERI KOTA PEKALONGAN

    DPC PWO-IN PEKALONGAN RAYA ANJANGSANA KE KEJAKSAAN NEGERI KOTA PEKALONGAN

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 365
    • 0Komentar

    KOTA PEKALONGAN, RADARINDONESIAONLINE.COM– Untuk makin memperkuat sinergitas ke semua Instansi yang ada di Kota Pekalongan maka pada Senin (18/12/23), Ketua DPC PWOIN Pekalongan Raya Iman Surono bersama jajarannya melakukan anjangsana ke Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan. Dalam kesempatan tersebut rombongan DPC PWO-IN Pekalongan Raya diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan Anik Anifah, SH. MH […]

expand_less