Breaking News
light_mode
Trending Tags

Batik in Motion Satukan Ribuan Potensi, Probolinggo Bidik Kharisma Event Nusantara

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 9
  • print Cetak

 

PROBOLINGGO, RI-Semarak Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667 Tahun 2026 terasa berbeda. Ratusan penari memadati ruas jalan sepanjang sekitar 350 meter dalam pembukaan “Batik in Motion”, sebuah pertunjukan kolosal yang memadukan seni tari, batik, budaya dan ekonomi kreatif. Juma’at (04/09/2026) Sore.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667 yang digelar hingga 6 September 2026. Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan berbagai elemen, mulai dari pelajar tingkat sekolah dasar, SMP hingga SMA, ibu-ibu organisasi di lingkungan pemerintah daerah, organisasi wanita, sanggar seni, hingga para pelaku ekonomi kreatif.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, mengumpulkan ratusan penari dalam satu pertunjukan bukan pekerjaan mudah dan membutuhkan kolaborasi yang kuat.

Ia berharap semangat masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dapat terus berlanjut dan menjadi energi positif dalam rangkaian Hari Jadi Kota Probolinggo.

Selain menjadi pertunjukan seni, Batik in Motion juga dirancang sebagai ruang promosi berbagai potensi daerah. Pemerintah Kota Probolinggo ingin kegiatan tersebut mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif, mulai dari perajin dan pembatik, fashion, kuliner, transportasi, hotel, restoran hingga seni dan budaya.

dr. Evariani Aminuddin mengatakan, Batik in Motion menjadi salah satu inovasi untuk menggerakkan seluruh industri kreatif yang ada di Kota Probolinggo. Kolaborasi dengan berbagai sanggar seni diharapkan membuat potensi khas daerah semakin dikenal luas.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat terlibat dalam kegiatan tersebut, semakin besar pula penggunaan produk batik dan kebutuhan pendukung lainnya. Dampaknya diharapkan ikut dirasakan pelaku usaha melalui bazar, kuliner dan berbagai aktivitas ekonomi selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Batik in Motion ini diharapkan menjadi laboratorium bagi Kota Probolinggo dan menjadi percontohan bahwa ketika ekonomi kreatif bergerak, setiap daerah bisa memberikan dampak,” ujarnya.

Ia juga berharap konsep tersebut dapat direplikasi oleh daerah lain hingga berkembang menjadi gerakan yang lebih besar. Dengan demikian, batik Probolinggo yang mewakili Jawa Timur dapat semakin dikenal secara nasional bahkan menembus pasar internasional.

Batik in Motion juga disebut menjadi momentum untuk mendorong para pelaku budaya dan pembatik terus melakukan inovasi. Kreativitas diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkembang dari tahun ke tahun melalui kolaborasi dengan berbagai daerah.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki target menjadikan Batik in Motion sebagai event nasional.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilakukan secara konsisten agar dapat memenuhi kriteria untuk masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN). Pemerintah Kota Probolinggo juga telah melakukan komunikasi dengan Kementerian Pariwisata untuk mempersiapkan tahapan menuju agenda tersebut.

“Goal kita adalah Kharisma Event Nasional. Jadi harus tiga kali kita lakukan baru masuk kriteria event nasional. Insyaallah yang ketiga nanti sudah masuk Kharisma Event Nusantara,” kata dr. Evariani

Ia menjelaskan, pengembangan Batik in Motion nantinya tidak hanya berfokus pada satu jenis tarian. Berbagai tarian, baik tradisional maupun kreasi, yang menggunakan batik dapat dilibatkan sehingga cakupan kegiatan semakin luas.

Pemerintah Kota Probolinggo juga terus membangun komunikasi dengan kementerian terkait, termasuk sektor pariwisata, pemuda dan olahraga serta ekonomi kreatif. Harapannya, Batik in Motion dapat masuk dalam kalender kegiatan kementerian dan menjadi agenda yang berkelanjutan.

Dengan konsep kolosal yang melibatkan ratusan penari serta menggabungkan batik, seni budaya dan ekonomi kreatif, Batik in Motion diharapkan menjadi identitas baru Kota Probolinggo sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM dan industri kreatif daerah.

Rangkaian Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667 pun menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi masyarakat, pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong Kota Probolinggo semakin dikenal sebagai daerah yang memiliki kekayaan budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkat Desakan Para Ketua RT Akhirnya Jalan Poros Desa Kalianget timur di Perbaiki

    Berkat Desakan Para Ketua RT Akhirnya Jalan Poros Desa Kalianget timur di Perbaiki

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 237
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI- Hampir kurang lebih 10 tahun akses jalan poros desa yang berada dilingkungan antara kawasan RT 4/3, RT 2/3, RT 4/5 dan RT 6/3 Dusun Padurekso Desa Kalianget timur Kec. Kalianget Kab. Sumenep Jawa Timur (Selasa 27/5/25). Masyarakat desa Kalianget dusun Padurekso merasa resah karena akses jalan poros desa sudah hampir kurang lebih 10 tahun […]

  • Polres Pasuruan Tangkap Dua Pengedar Sabu dan Ganja, Sita 11,2 Gram Sabu dan 20,9 Gram Ganja

    Polres Pasuruan Tangkap Dua Pengedar Sabu dan Ganja, Sita 11,2 Gram Sabu dan 20,9 Gram Ganja

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Satresnarkoba Polres Pasuruan menangkap dua orang tersangka pengedar narkotika jenis sabu dan ganja di wilayah Kecamatan Pandaan, Sabtu (9/8/2025) dini hari. Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti 11,259 gram sabu dan 20,939 gram ganja siap edar. Kedua tersangka berinisial Y (45), karyawan swasta asal Kelurahan Pandaan, dan HAS (30), swasta […]

  • Polres Pasuruan Gelar Bakti Kesehatan, Bakti Sosial, dan Penanaman Pohon

    Polres Pasuruan Gelar Bakti Kesehatan, Bakti Sosial, dan Penanaman Pohon

    • calendar_month Sabtu, 4 Nov 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 342
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI – Polres Pasuruan melaksanakan kegiatan Bakti Sosial, Bakti Kesehatan dan Penanaman Pohon dalam rangka “Polri Mengabdi Untuk Negeri”, yang bertempat di Mako Polsek Rembang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (04/11/2023). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Pasuruan Kompol Hari Aziz, S.H., dan diikuti oleh PJU Polres Pasuruan, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan beserta Pengurus, serta […]

  • Kapolsek Menyuke Hadiri Lokmin Lintas Sektor Triwulan Puskesmas Darit

    Kapolsek Menyuke Hadiri Lokmin Lintas Sektor Triwulan Puskesmas Darit

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MENYUKE, RI –Kegiatan Lokakarya Mini atau lokmin lintas sektoroal Puskesmas Darit Kabupaten Landak Tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula Puskesmas Darit di Desa Darit Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak, Kamis (07/08/2025) Siang. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Menyuke diwakilkan oleh Sekcam Menyuke Ibu Paula. S.S., M. M, Sekretaris Dinkes Kabupaten Landak dr. Pius Edwin, Kapolsek […]

  • Polisi Respon Cepat 110, Bentuk Atasi Premanisme di Kubu Raya

    Polisi Respon Cepat 110, Bentuk Atasi Premanisme di Kubu Raya

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Foto: Kegiatan Polres Kubu Raya dalam kegiatan masalah pramanisme KUBU RAYA, RI – Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, menegaskan bahwa tidak akan ada tempat bagi preman berkedok organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan pemerasan, pungutan liar, serta tindakan-tindakan lain yang menghambat investasi di wilayahnya. Polres Kubu Raya berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk premanisme […]

  • Program Budidaya Ternak Burung Puyuh, Upaya Pemkot Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Warga

    Program Budidaya Ternak Burung Puyuh, Upaya Pemkot Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Warga

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Kontribusi Pemerintah Kota Probolinggo dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat yang mengacu pada peningkatan kemandirian ekonomi warga ditunjukkan dengan diresmikannya program Budidaya Burung Puyuh. Program ini diawali dengan kegiatan pelatihan serta penyerahan bantuan sarana budidaya, di Pendopo Praja Muria Kecamatan Kedopok, Rabu (29/4) siang, serta menghadirkan seorang narasumber ahli nutrisi dan pakan ternak, Osfar Sofjan. Kepala […]

expand_less