Uji Lab,Masih Dilakukan Terhadap Siswa Yang Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Ketapang
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
- visibility 88
- print Cetak

Hefni Maulana pengelola MBG dari Yayasan Adinda Karunia Illahi saat memberikan Keterangan. Pers di Pontianak pada Rabu
PONTIANAK,RI- Pengelola Yayasan Adinda Karunia.illahi, yang memiliki mitra kerja Dapur di Kecamatan Benua Kayong” Hefni Maulana” dalam keterangan nya Press nya kepada sejumlah awak Media di Pontianak pada Rabu 24/09/2025.
Dia menyatakan, bahwa dalam satu dan dua hari yg lalu, terjadi peristiwa dilapangan yang diduga, terjadi keracunan, bagi siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Benua Kayong.Kabupaten Ketapang di saat Memakan Makanan.Bergizi Gratis.
Di katakan Hefni, dapatnya informasi tersebut berdasarkan informasi yang beredar di Media Sosial .
Berdasar kan informasi tersebut bahwa Siswa yang diduga keracunan disaat Makan Bergizi Gratis ( MBG) terjadi di SDN 12.kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang.
Dikatakan” Hefni”,dari pengguna yang kita tunjuk di Kabupaten Ketapang tersebut dia tetap mengawal dan tetap bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Yang kita pertanyakan lagi ,kenapa sampai ada seorang guru yang diduga mengalami keracunan juga .
Sedang kan makanan Bergizi Gratis tersebut, hanya diperuntukan untuk siswa sesuai jumlah siswa, yang sudah didata disekolah tersebut.
Diketahui bagi siswa SDN 12 yang diduga keracunan saat memakan Gizi Gratis tersebut pada saat itu sebanyak 19 orang siswa .
Dan berdasarkan informasi,nya kata, Hefni bahwa , jumlah semua siswa Sekolah yang dikelola oleh Yayasan Adinda Karunia illahi tersebut sebanyak,3,474.siswa namun hanya siswa SDN 12. Saja yang diduga keracunan kalau
Untuk siswa. sekolah yang lain nya aman.kata dia.
Tentu dalam hal ini saya minta maaf,kata Hefni kepada warga kabupaten Ketapang dan Para mitra sekolah di Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang sebagai mitra pengadaan Makanan Bergizi Gratis.tuturnya.
Hingga kini,dinas kesehatan, Kabupaten ketapang masih melakukan uji sample laboratorium tentang makanan yang diduga mengandung racun tersebut.
Adapun tentang menu yang tersedia tersebut kami sediakan berdasar kan menu yang sudah disusun oleh ahli gizi.
Sebagai penyedia makanan Bergizi Gratis tentu kami tetap berupaya,akan lebih sekali untuk menjaga agar tidak terjadi permasalahan dilapangan.
Tentu kami yang baru satu Minggu beroperasi mengelola Makanan Bergizi Gratis di Kecamatan Benua Kayong kabupaten Ketapang dari awal mula tidak terjadi peristiwa tersebut.
Namun baru saja satu.minggu berjalan ternyata sudah ada peristiwa dilapangan yang diduga ada keracunan makan gizi gratis pungkas nya.
Published : Muly Radar Indonesia
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar