Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua APK Lima Muhammad Marsam Minta Evaluasi Total Hari Jadi Ke667 Kota Probolinggo demi Nasib Pedagang

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 7
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Rangkaian kegiatan Hari Jadi Ke-667 Kota Probolinggo mendapat apresiasi dari kalangan pedagang kaki lima (PKL). Namun, di tengah ramainya berbagai kegiatan yang digelar, sejumlah pedagang mengaku mengalami penurunan omzet dibandingkan momentum serupa pada tahun-tahun sebelumnya. Sabtu (26/09/2026) Malam.

Ketua Paguyuban APK Lima, Muhammad Marsam, mengatakan pihaknya mengapresiasi pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Probolinggo. Menurutnya, kegiatan tersebut sebenarnya memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan pedagang.

Namun, Marsam menilai momentum pelaksanaan kegiatan tahun ini perlu menjadi bahan evaluasi pemerintah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kondisi masyarakat yang sudah memasuki akhir bulan atau tanggal tua.

“Kami dari Paguyuban APK Lima mengapresiasi adanya kegiatan Hari Jadi Kota Probolinggo. Tetapi, menurut kami momentumnya kurang tepat karena pelaksanaannya bertepatan dengan tanggal tua, sehingga daya beli masyarakat menurun,” jelas Muhammad Marsam.

Ia menyebut, rangkaian kegiatan kampung seperti panggung hiburan maupun karnaval yang berlangsung sebelumnya juga turut memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat. Sebab, menurut dia, masyarakat telah mengeluarkan biaya untuk berbagai kegiatan selama hampir satu bulan.

“Apalagi kegiatan ini merupakan rangkaian selama satu bulan. Sebelumnya sudah banyak kegiatan kampung, seperti panggung maupun karnaval. Jadi amunisi atau uang masyarakat sudah banyak terkuras,” ungkapnya.

Kondisi tersebut, lanjut Marsam, berdampak langsung terhadap omzet pedagang. Bahkan, sejumlah pedagang yang sebelumnya berencana berjualan selama beberapa hari memilih meninggalkan lokasi lebih cepat karena hasil penjualan tidak sebanding dengan biaya operasional.

“Untuk Hari Jadi Ke-667 Kota Probolinggo tahun ini, omzet sangat turun drastis. Banyak pedagang yang keluar, ada yang baru tiga hari, ada yang empat hari. Bahkan di hari-hari terakhir banyak yang memilih keluar karena tidak sesuai dengan biaya operasional,” katanya.

Marsam berharap Pemerintah Kota Probolinggo dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan Hari Jadi pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, keberadaan event besar seharusnya tidak hanya menghadirkan keramaian, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

“Kami berharap Wali Kota Probolinggo dan para pemangku kebijakan mengevaluasi ke depan bagaimana Hari Jadi ini bisa lebih baik, terutama dari sisi perputaran ekonomi. Karena tujuan adanya kegiatan ini salah satunya untuk meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Selain persoalan waktu pelaksanaan, Marsam juga menyoroti daya tarik wahana yang tersedia di lokasi kegiatan. Ia menilai masih terdapat sejumlah wahana permainan anak yang perlu ditambah agar mampu menarik lebih banyak keluarga untuk datang dan menghabiskan waktu di lokasi.

Menurutnya, di area sebelah selatan masih minim wahana seperti rumah balon, trampolin, maupun permainan anak lainnya. Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi minat masyarakat untuk datang.

“Wahana ini juga kurang menarik. Di sebelah selatan tidak ada seperti rumah balon, trampolin dan beberapa permainan anak. Itu kurang, sehingga minat orang untuk datang juga berkurang,” ujarnya.

Marsam menegaskan bahwa pedagang pada dasarnya mendukung pelaksanaan kegiatan Hari Jadi Kota Probolinggo. Namun, aspirasi pedagang juga perlu menjadi bagian dari evaluasi pemerintah agar kegiatan serupa pada tahun mendatang dapat memberikan manfaat yang lebih merata.

“Kami berharap pemerintah betul-betul mendengarkan aspirasi para pedagang kaki lima. Harapan kami ke depan pelaksanaan Hari Jadi bisa lebih baik dan benar-benar berdampak terhadap perekonomian pedagang,” pungkasnya.

“Memang pengunjung membludak, tetapi daya tarik pembeli berkurang,” tegas Muhammad Marsam.(Suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Gresik Melantik 47 Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Serentak Dengan Masa Jabatan 2022-2028

    Bupati Gresik Melantik 47 Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Serentak Dengan Masa Jabatan 2022-2028

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 535
    • 1Komentar

    GRESIK – RI, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, SE., melantik 47 Kepala Desa serentak yang di gelar di halaman Parkir Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik pada hari Rabu (20/04/22). Dari 47 Kepala Desa (Kades) tersebut 2 diantaranya perempuan dan 45 laki-laki, 3 (tiga) Kepala Desa berasal dari Kecamatan Wringinanom  Gresik Desa Sooko Sutrisno,S.,Pd., Desa Mondoluku Supardi, […]

  • Dalam Sehari Polres Probolinggo Berhasil Tangkap 5 Pengedar Narkoba

    Dalam Sehari Polres Probolinggo Berhasil Tangkap 5 Pengedar Narkoba

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 262
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – RI, Satresnarkoba Polres Probolinggo terus gencar melakukan penangkapan terhadap Pengedar gelap Narkotika di Kabupaten Probolinggo. Kali ini, lima orang Tersangka (semua warga Kabupaten Probolinggo….red) yang berhasil diringkus Anggota Satresnarkoba diantaranya MAM (26) dan AR (31), warga Banyuanyar, MS (29) warga, Wonomerto; YD (30), warga Desa Pondokwuluh, Leces dan JH (33), Kecamatan Dringu. Kapolres […]

  • Babinsa Jajaran Kodim 0819/Pasuruan Minta Warga Bentengi Diri Dengan Patuhi Prokes

    Babinsa Jajaran Kodim 0819/Pasuruan Minta Warga Bentengi Diri Dengan Patuhi Prokes

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 299
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Penyebaran Covid-19 sampai saat ini masih belum mereda. Penegakan disiplin protokol kesehatan terus digalakkan di tengah aktivitas warga masyarakat. Hal inilah yang dilakukan Babinsa jajaran Kodim 0819/Pasuruan bersama instansi terkait lainnya guna menekan lonjakan penyebaran virus corona diwilayah Pasuruan Raya. Salah satu yang dilakukan para Babinsa jajaran Kodim 0819/Pasuruan yakni dengan membagikan […]

  • Kapolda Jatim Lakukan Pengecekan Vaksinasi Di Ubhara Surabaya

    Kapolda Jatim Lakukan Pengecekan Vaksinasi Di Ubhara Surabaya

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 336
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim melakukan pengecekan serbuan Vaksinasi di Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya, Kamis (29/7/2021).  Kegiatan Vaksinasi yang berlangsung di Ubhara ini dilakukan oleh Tenaga Vaksinator dari Tim Dokter Biddokes Polda Jatim, dan diikuti sebanyak 1000 Mahasiswa, namun dibagi menjadi 4 tahap, tiap tahapnya […]

  • Pemda Kubu  Raya Melalui BPBD Kubu Raya Serahkan Hibah Mesin Pemadam Kebakaran Ke Yayasan Formaslidam

    Pemda Kubu Raya Melalui BPBD Kubu Raya Serahkan Hibah Mesin Pemadam Kebakaran Ke Yayasan Formaslidam

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten.Kubu Raya.secara simbolis menyerahkan berberapa Unit dan peralatan mesin pemadam kebakaran kepada” Yayasan Pemadam Kebakaran Formaslidam” Sungai Raya Dalam dikantor BPBD Kubu raya Senin.9/8/2026. Penyerahan berberapa unit mesin pemadam beserta peralatan tersebut secara simbolis diterima oleh Pembina Yayasan Pemadam Kebakaran Formaslidam ” Tommy Hermansyah .A.Md. Penyerahan Berberapa Unit mesin […]

  • Patung Gajah Mada Setinggi 23 Meter Di Mojokerto Peroleh Rekor MURI

    Patung Gajah Mada Setinggi 23 Meter Di Mojokerto Peroleh Rekor MURI

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 551
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Senior Manajer Rekor MURI Dunia Indonesia, Sri Widarti menyerahkan piagam rekor MURI kepada Penggagas Patung Gajah Mada, Mulyono di Halaman Depan Wisata Desa Bumi Mulya Jati (BMJ) Mojopahit di Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Minggu (11/04/2021). Patung Gajah Mada berukuran raksasa 23 meter  yang menjulang tinggi di angkasa dan juga sebagai […]

expand_less