Breaking News
light_mode
Trending Tags

LKH Barracuda Laporkan Sanrio Swalayan Ke Direskrimsus Polda Jatim, Terkait Memperdagangkan Kurma Iran Tanpa Ijin

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
  • visibility 321
  • print Cetak

MOJOKERTO – RI, Sanrio Swalayan adalah salah satu Swalayan legendaris dan terbesar di Mojokerto yang berada di Jalan Bhayangkara No. 22 Kota Mojokerto telah dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Jawa Timur oleh LKH Barracuda terkait memperdagangkan Kurma Iran tanpa ijin, Senin (30/5/2022).

LKH Barracuda dalam Laporanya, Sanrio Swalayan diduga telah memperdagangkan Kurma Iran tanpa adanya ijin edar terlebih dahulu.

“Kami resmi melaporkan Sanrio Swalayan ke Ditreskrimsus Polda Jawa Timur terkait dugaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 142 UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan/atau Pasal 104 UU No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangandan/atau Pasal 62 ayat (1) UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Sanrio  Swalayan telah memperdagangkan kurma impor dengan merk DIAMOND BLACK DATES, selama bulan Puasa Ramadhan kemarin,” terang Kayat Begawan selaku Kadiv Humas LKH Barracuda kepada sejumlah Media.

‘Kayat Begawan’ juga menjelaskan, bahwa temuan tersebut berdasarkan hasil kegiatan penelitian yang dilakukan oleh Barracuda selama bulan April 2022 di Sanrio Swalayan Mojokerto.

Kegiatan tersebut merupakan peran aktif Barracuda Indonesia dalam mendukung program Pemerintah untuk melakukan standardisasi dan penilaian kesesuaian terhadap barang barang yang diperdagangkan ke masyarakat luas.

“Kami melakukan penelitian di Sanrio Swalayan selama tiga kali. Pertama pada 14 April 2022 untuk menemukan hipotesa dasar terkait kategori barang yang diperdagangkan, kedua pada 18 April 2022, kami menguji hipotesa dasar tersebut dan ketiga pada 21 April 2022 untuk menemukan kesimpulan utama hasil penelitian kami. Dalam peneltian ini kami total melakukan pembelanjaan sebanyak tiga kali,” papar Begawan.

Sementara itu Ketua Umum Barracuda, Hadi Gerung saat diklarifikasi menjelaskan bahwa memang benar Barracuda melaporkan Sanrio Swalayan ke Ditreskrimsus Polda Jawa Timur hari ini. Terkait hasil penelitian di Sanrio Swalayan, salah satu Tokoh Pergerakan Jawa Timuryang identik dengan masyarakat bawah ini menjelaskan bahwa kurang lebih ada 20 produk dalam berbagai merk baik lokal maupun impor yang kami temukan diperdagangkan oleh Sanrio Swalayan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku selama bulan Puasa Ramadhan kemarin.

“Sebagian besar adalah produk biskuit impor yang tidak ber-SNI, beberapa merk buah kurma impor tanpa izin edar dan beberapa jenis biskuit lokal yang tidak ber-SNI. Biskuit wajib berSNI. Apabila tidak, maka ketentuan pidana akan menjerat para Pelaku Usaha nakal tersebut. Akan Kami kupas satu persatu produk tersebut. Tidak menutup kemungkinan ada Mafia Perdagangan yang bermain,” tandas Hadi Gerung yang merupakan salah satu lulusan terbaik ITN Malang Jurusan Teknik Industri tahun 2000 ini.

Terkait Kurma Iran yang dapat masuk ke Indonesia dan dapat diperdagangkan oleh Sanrio Swalayan Mojokerto tanpa memiliki izin edar terlebih dahulu, Hadi Gerung menerangkan bahwa patut diduga ada jaringan Mafia Perdagangan dalam hal ini.

Dalam label kemasan dijelaskan bahwa kurma tersebut berasal dari Iran. Akan tetapi didalam label kemasan tidak disebutkan nama Pelaku Usaha yang memproduksi dan mengimpor serta yang menditribusikan barang ini.

“Fatal lagi kurma ini tidak memiliki izin edar. Kasihan masyarakat dijadikan objek perdagangan barang yang tidak dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.

Sangat bahaya dikonsumsi masyarakat. Tidak ada jaminan bahwa kurma ini aman dikonsumsi manusia. Pemilik dan Manager Sanrio Swalayan harus bertanggungjawab terkait masalah ini. Beberapa kali kami ingatkan, terkesan mereka tidak bersalah,” tegas Hadi Gerung.

Hadi Gerung berharap Kapolda Jawa Timur dan Jajarannya segera dapat menangkap para pelaku dan segera mengambil tindakan tegas dengan menutup Swalayan ini.

Diterangkan juga, terkait dapat diperdagangkannya kurma Iran ini di Sanrio Swalayan Mojokerto pada khususnya dan di Kota Mojokerto pada umumnya karena lemahnya kinerja Pemerintah Daerah dan Jajarannya dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap barang yang masuk di Kota Mojokerto.

“Dalam hal ini, kami menilai kurang adanya Pemerintah Daerah dan kurang bisa menjadi pengayom masyarakat dan kurangnya pengawasan dari dinas terkait, kasihan terutama  masyarakat Kota Mojokerto pada khususnya dan masyarat luar Kota Mojokerto pada umumnya. Kurma impor saja bisa diperdagangkan bebas tanpa izin edar di Kota Mojokerto dan bagaimana tanggung jawabnya,” tutupnya. (Bams)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak HUT ke-53, KORPRI Kota Mojokerto Gelar Makan Bersama Jukir dan Tim Gercep Kota Mojokerto

    Puncak HUT ke-53, KORPRI Kota Mojokerto Gelar Makan Bersama Jukir dan Tim Gercep Kota Mojokerto

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 307
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Makan bersama juru pakir, abang becak dan juru sapu se-Kota Mojokerto menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Mojokerto dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 KORPRI pada Jumat (29/11). Acara yang digelar di GOR Seni Majapahit usai upacara bendera peringatan HUT ke-53 KORPRI diikuti oleh […]

  • Layani Sepenuh Hati, Bhabinkamtibmas di Gresik Jemput Warga Yang Sakit Ambil BTPKLWN

    Layani Sepenuh Hati, Bhabinkamtibmas di Gresik Jemput Warga Yang Sakit Ambil BTPKLWN

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 251
    • 0Komentar

    GRESIK – RI, Ribuan masyarakat di Kabupaten Gresik mendapatkan bantuan tunai pedagang kaki lima, warung dan nelayan (BTPKLWN) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Seorang warga bernama Makruf usia 48 tahun warga RT 02 RW 04 Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik menghubungi Bhabinkamtibmas. Makruf terverifikasi Bhabinkamtibmas sebagai penerima bantuan tunai. Karena ia mengandalkan warung kopi […]

  • Mosi Tidak Percaya Kepada Ketua DPP PWO-IN Feri Rusdiono Dalam MUSDA Jateng Di Guci

    Mosi Tidak Percaya Kepada Ketua DPP PWO-IN Feri Rusdiono Dalam MUSDA Jateng Di Guci

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PEKALONGAN RAYA – RI, Musyawarah Daerah (Musda) Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWO-IN) Jawa Tengah menetapkan beberapa Kesepakatan dan Kesepahaman, salah satunya Mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum DPP PWO-IN Feri Rusdiono, Sabtu (19/02/22). Dalam sambutannya, Dewan Pembina terpilih Rahmat Dakwah menyatakan bahwa apa yang dilakukan Ketum DPP PWO-In termasuk kategori abuse of power yang […]

  • Pemerintah Kota Tasikmalaya Raih Opini (WTP) BPK RI Ke-10 Kali

    Pemerintah Kota Tasikmalaya Raih Opini (WTP) BPK RI Ke-10 Kali

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KOTA TASIKMALAYA , RI – Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menorehkan prestasi dalam tata kelola keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut merupakan opini WTP yang ke-10 kali secara berturut-turut sejak tahun 2017, (9/6/26). Penyerahan […]

  • Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pesisir Pantai Dusun Setembang, Desa Buddi, Kecamatan Arjasa

    Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pesisir Pantai Dusun Setembang, Desa Buddi, Kecamatan Arjasa

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 211
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI- Warga Dusun Setembang, Desa Buddi, Kecamatan Arjasa, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas (Mr. X) di pesisir pantai, Sabtu (26/4/2025) sekira pukul 12.30 WIB. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat, Sdr. Harsani (58), seorang petani dan pekebun asal Dusun Setembang. Saat itu, Harsani hendak pergi ke sawahnya dengan menggunakan perahu […]

  • Adanya Intimidasi Kepada Kepala Desa Bupati Sujiwo ,Minta Laporkan Kepadanya.

    Adanya Intimidasi Kepada Kepala Desa Bupati Sujiwo ,Minta Laporkan Kepadanya.

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Foto: Bupati Kubu Raya Sujiwo KUBU RAYA,RI- Sujiwo Bupati Kubu Raya sekarang ini merasa risih dengan adanya laporan berberapa Kepala Desa kepada nya.tentang adanya oknum- oknum yang mengaku dari LSM dan Oknum yang mengaku dari Wartawan. Pandangan satu perseptik,bahwa saya juga sebagai pelayan rakyat ,Kepala desa juga saya memposisikan demikian,sehingga ketika menjadi pelayan rakyat ada […]

expand_less