Breaking News
light_mode
Trending Tags

Merasa Di Perlakukan Tidak Adil, Pak Priyo Mengadu Ke Polres Dan Bupati Magetan

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Minggu, 28 Apr 2019
  • visibility 341
  • print Cetak
Priyo Dwi Widodo menunjukkan bukti surat di depan karaoke Selungguh yang di segel Satpol PP Magetan

MAGETAN,RI – Ramai-ramai di beritakan beberapa media massa dalam beberapa  bulan terakhir terkait rumah Makan dan karaoke “SELUNGGUH” yang berada di desa Tamanarum Kecamatan Parang Kabupaten Magetan akhirnya di tutup tetapi  di sinyalir “secara sepihak”.

Musholla Al-Iklas yang towernya dibantu Priyo dan renovasi yang sementara mangkrak akibat penutupan karaoke Selungguh

 Namun akibat penutupan itu berbuntut ranah hukum lantaran di duga secara sepihak Satpol PP dan Damkar Pemkab Kabupten Magetan menutup tempat tersebut tanpa melihat duduk permasalahannya  secara utuh.

“Sigit Mulyono itu saudara sepupu saya dan kami sepakat membuat usaha bersama Karaoke. Dan Sigit tau itu usaha karaoke karena yang ngasih Surat Kuasa bermaterai juga saudara Sigit untuk membuat ijin usaha ke Dinas Perijinan dengan usaha Karaoke. Jadi kalau dia bilang ke beberapa wartawan gak tau itu buat usaha Karaoke itu suatu “KEBOHONGAAN BESAR dan membohongi Publik”, ungkap Priyo Dwi Widodo sambil menunjukkan surat-surat lengkp kepada koran ini.

Lampu penerangan jalan yang dibantu Priyo dari hasil karaoke

“Sertifikat memang atas nama Sigit Mulyono tetapi sangat kami sayangkan kami yang lebih dari 20 orang Ahli Waris EYANG DIMIN SURODIHARJO+DJOMIRAH tidak pernah tau dan gak pernah  di libatkan atas Proses Sertifikat atas nama Sigit Mulyono. Kami perwakilan ahli waris sudah membuat pengaduan ke pihak Polres Magetan atas dugaan penyerobotan tanah waris seluas 3.305 Meter tersebut. Ada dugaan saudara Sigit Mulyono melakukan manipulasi data, mencemarkan nama baik saya dan kebohongan atau memalsukan data sehingga secara sepihak Sigit Mulyono mensertifikatkan tanah tersebut atas nama Sigit Mulyono,” terang Priyo Dwi Widodo pada Jumat (26/04/19) lalu.

Beberapa karyawan karaoke Selungguh yang nasibnya terkatung-katung dan bingung akibat penutupan karaoke Selungguh.

“Hanya gara-gara pengakuan sepihak saudara Sigit Muyono Karaoke yang susah payah saya bangun dan kembangkan setahun terakhir dengan utang sana-sini kok semudah itu pihak Satpol PP menutup tanpa minta pendapat kami sebagai Pemodal dan Pengelola Karaoke itu, itu namanya gak adil. Karyawan  kami yang free dan menetap akhirnya banyak yang nganggur dan harus mencukupi kehidupan keluarga mereka di rumah. Saya juga masih harus membayar angsuran  di bank lebih dari 20 jt tiap bulannya. Untuk itu kami juga sudah menyurati Bapak Bupati Magetan, Bapak Suprawoto agar bijaksana atas masalah ini. Jangan karena kepentingan pribadi Sigit Mulyono masyarakat banyak di rugikan,” tegasnya lagi.

“Kalau Satpol PP mau menegakkan aturan harusnya yang di segel atau di otak-atik itu karaoke yang bertahun-tahun tidak ada ijin. Itu kan merugikan Pemerintah Daerah karena kehilangan pajak ratusan juta tiap tahunnya sementara saya yang taat bayar pajak malah di segel, mana keadilannya kalau gini,” tanyanya kecewa sambil menunjukkan bukti-bukti pembayaran pajak selama ini yang tiap bulannya rata-rata Rp.1,5 juta.

Seperti di beritakan salah satu media online Sigit Mulyono “mengaku” tidak tau kalau tempat tersebut di jadikan tempat Karaoke. Awalnya rumah karaoke itu rumah makan, selang beberapa waktu buka di tambah tempat karaoke dan menurut Sigit sedikit pun tidak mengetahuinya padahal bukti yang ada justru ijin usaha karaoke atas nama Sigit Mulyono yang masih berlaku hingga tahun 2021.

“Mohon maaf saya itu namanya karaoke itu taunya  nyanyi dengan musik instrumen baru paham setelah tetangga di magetan yang berdomisili di sekitar rumah karaoke milik saya cerita kalau karaoke itu ada prempuan nakal dan minuman keras atau arak,” ungkap sigit ke media beberapa minggu  sebelum karaoke tersebut di tutup satpol pp padahal surat-surat yang di miliki Priyo justru Sigit Mulyono lah yang memberi kuasa kepada Priyo membuat ijin usaha karaoke tersebut.

MASYARAKAT KECEWA DENGAN PENUTUPAN KARAOKE SELUNGGUH.

Masyarakat sekitar sangat kecewa dengan penutupan Karaoke tersebut lantaran selama ini ternyata Priyo sebagai pengelola dan pemilik karaoke tersebut banyak membantu masyarakat sekitar. Selain merekrut pekerja sebagian dari lingkungan sekitar juga banyak membantu infrasrtuktur sekitar karaoke.

“Gak benar kalau ada yang keberatan dengan karaoke Selungguh justru kami kecewa kenapa tiba-tiba di tutup padahal pak Priyo selama ini sudah banyak membantu warga sekitar karaoke termasuk membantu renovasi mushola, bikin tower mushola, pemasangan lampu buat makam dan lampu jalan,” ungkap El Pendik salah satu Koordinator Pemuda sekitar lokasi karoke.

“Yang tinggal di sini kan kami jadi yang tau seperti apa itu karoke Selungguh ya kami warga sekitar bukannya Sigit Mulyono yang rumahnya jauh di Banjar Panjang Ngariboyo sana,” terang El Pendik.

“Kalau Sigit bilang karoke tempat mesum itu fitnah dan bohong, semua juga tau namanya karaoke ya tempat nyanyi menghibur diri. Kalau ada omongan kalau karoke tempat mesum itu fitnah yang tidak bisa di pertnggungjawabkan”, ungkapnya.

“Yang jelas kami sebagai warga desa sekitar karoke kecewa dengan penutupan ini dan kami berharap Bapak Bupati ada kebijksanan biar karaoke selungguh itu bisa buka lagi dan pembangunan renovasi mushola bisa selesai karena sekarang mandek karena pak Priyo sudah gak ada pemasukan lagi dari karaoke itu”, pintanya.

Susilo salah satu pekerja di karaoke tersebut mengatakan kekecewaan yang sama. Di bagian lain salah satu pekerja bernama Susilo (43) di karaoke tersebut juga mengatakan hal yang sama. “Katanya Pemerintah daerah mau  mengurangi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan lah ini kenapa ada pekerjaan justru semudah itu di tutup. Yang harusnya di tutup itu yang meresahkan bukan yang ngasi lapangan kerja dan ngasi pemasukan ke kas daerah. Harusnya tertibkanlah yang tidak ada ijin dan merugikan banyak pihak,” terang Susilo.

Nina juga salah satu pekerja di karaoke tersebut kecewa dengan penutupan karaoke tersebut dan justru akan  menuntut Sigit Mulyono bertanggungjawab. “Di beberapa media tv, koran maupun online dan kepihak Satpol PP kan Sigit Mulyono kan mengaku yang punya Karaoke Selungguh makanya segampang itu dia minta ijinnya di cabut. Gara-gara Sigit juga Satpol PP dengan gampang menutup Karaoke itu. Kalau gitu  kami karyawan akan menuntut hak kami pekerja ke Sigit Mulyono dan dia harus  bertanggungjawab”, tegas Nina.

Di rencanakan para pekerja Karaoke Selungguh yang nasib mereka terkatung-katung akibat sikap arogan Sigit Mulyono akan melakukan jalur hukum dan rencana melakukan aksi Protes ke Pihak Satpol PP, Pemkab Magetan maupun ke gedung dewan meminta perhatian para Wakil Rakyat yang nota bene saluran aspirasi masyarakat. Koran ini sudah dua kali mencoba mengkonfirmasi hal ini kepada Kasatpol PP dan Damkar Magetan Chanif Tri Wahyudi melalui pesan WA pada tanggal 24 April dan 26 April lalu belum memberikan balasan terkait surat tertulis atas penutupan karaoke Selungguh tersebut. Koran ini masih akan mengikuti perkembangan kasus ini hingga masyarakat yang merasa di dholimi mendapatkan keadilan di Magetan ini. (Bs/Ebiet/team).

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • <strong>Kinerja Diskoperindag Dinilai ” Ceroboh ” Bekas Pasar Buah Untuk Pembuangan Sampah</strong>

    Kinerja Diskoperindag Dinilai ” Ceroboh ” Bekas Pasar Buah Untuk Pembuangan Sampah

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Pemalang, RI – Kinerja Kantor Diskoperindag Kabupaten Pemalang,belum lama ini mengundang dampak yang dinilai ” ceroboh ” atau asal asalan. Kecerobohan itu terhembus adanya tindakan yang membuang sampah pada bukan tempatnya.Salah satunya pembuangan di kawasan Pasar buah yang sudah lama tidak difungsikan Dalam area tersebut terlihat jelas tumpukan sampah yang begitu banyak dengan iringan bau […]

  • Polres Sampang Amankan 10 Remaja Pelaku Tawuran Jelang Sahur

    Polres Sampang Amankan 10 Remaja Pelaku Tawuran Jelang Sahur

    • calendar_month Rabu, 12 Apr 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sampang , RI – Tawuran yang melibatkan puluhan remaja di dua lokasi  di Sampang Madura menjelang sahur berhasil dihentikan oleh Tim Sakera Polres Sampang. Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH melalui Kabagops Polres Sampang AKP Sujono SH, M.Hum mengatakan Tim Sakera juga berhasil mengamankan 10 remaja yang diduga terlibat aksi tawuran itu. “Tim Sakera mengamankan […]

  • Cipta Kondisi Ketertiban, Koramil 0815/01 Pralon Bareng Forkopimcam Bina Tiga Pilar

    Cipta Kondisi Ketertiban, Koramil 0815/01 Pralon Bareng Forkopimcam Bina Tiga Pilar

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 358
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan di Lingkungan Kecamatan Kranggan, Koramil 0815/01 Pralon bersama Forkopimcam melaksanakan kegiatan Rapat Pembinaan Tiga Pilar di Ruang Rapat Kecamatan Kranggan, Jalan PB Sudirman Nomor 40, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (26/10/2023). Kegiatan yang dihadiri seluruh perwakilan Linmas Kelurahan se-Kecamatan Kranggan kali ini membahas tentang situasi kondisi […]

  • Pemkab Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-116

    Pemkab Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-116

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 370
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO, RI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-116 tahun 2024 di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo, Senin (20/5/2024). Di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo, apel peringatan Hari Kebangsaan Nasional ke-116 tahun 2024 dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Probolinggo Heri Sulistyanto, S.Sos., M.Si. Untuk Komandan Apel adalah Pitra Jaya […]

  • Peduli Korban Kebakaran, Polres Probolinggo Gandeng Pemerintah Daerah Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak

    Peduli Korban Kebakaran, Polres Probolinggo Gandeng Pemerintah Daerah Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Kapolsek Bantaran AKP Rini Ifo Nila Krisna bersama Forkopimcam Bantaran menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Dusun Krajan, Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Senin (18/8/2025). Bantuan diberikan langsung kepada Atmi, warga setempat yang rumahnya hangus terbakar beberapa waktu lalu. Penyerahan bantuan dilaksanakan di lokasi kebakaran dan […]

  • Perhutani Mojokerto bersama CDK Bojonegoro Gelar Monev RTT Semester I Tahun 2024

    Perhutani Mojokerto bersama CDK Bojonegoro Gelar Monev RTT Semester I Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI (30/09/2024) | Dalam upaya mengawal dan menyukseskan kegiatan Pengelolaan Sumber Data Hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Bojonegoro mengadakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan kegiatan Rencana Teknik Tahunan (RTT) Semester I tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Petak 51 D, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pataan, Bagian […]

expand_less